HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK RETARDASI MENTAL DI SDLB BANGKINANG TAHUN 2016

Syukrianti Syahda, Mazdarianti Mazdarianti

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v2i1.120

Article Metrics

Abstract Views : 255 times
PDF Downloaded : 333 times

Abstract


Masalah keterbelakangan mental di Propinsi Riau perlu mendapatkan perhatian karena penderitanya cukup tinggi yaitu lebih dari 200 anak. Setiap orang berhak untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang kondusif dan suportif, termasuk bagi mereka yang mengalami retardasi mental. Banyak anak retardasi mental belum mampu melakukan kegiatan sehari-hari bukan semata-mata karena ketunaannya tetapi dikarenakan lingkungan yang kurang mendukung sehingga diperlukan bimbingan dan dukungan dari pihak keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kemandirian anak retardasi mental di SDLB Bangkinang tahun 2016. Jenis desain penelitian yang digunakan adalah  cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh orang tua yang memiliki anak retardasi mental di SDLB Negeri Bangkinang Tahun 2016 yaitu 53 orang tua, dengan teknik total samping. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisa bivariat didapatkan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Diharapkan kepada guru, kepala sekolah dan keluarga agar mampu memberikan contoh prilaku mandiri agar bisa diterapkan oleh siswa, baik di rumah maupun di sekolah

Keywords


Dukungan Keluarga, Kemandirian Anak Reterdasi Mental

Full Text:

PDF

References


Abu Ahmadi. (2005). Psikologi Perkembangan. Fakultas Tarbiyah IKIP SGPLB: Rineka Cipta

Budiorto, Eko. (2001). Biostatistika Untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Cetakan 1. Jakarta:EGC

Efendi, M. (2006). Pengantar Psikopedagogik Anak Berkelainan, Jakarta: Bumi Aksara

Gusti, Wibawa Alvidzius. (2014). Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Penerimaan Diri Ibu Anak Autis di SDLB-B dan Autis TPA Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. http//hdl.handle.net/123456789/53716.

Hadis, A. (2006). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus-Autistik, Bandung: Penerbit Alfa Beta.

Hamalik, O. (2000). Psikologi Belajar dan Mengajar, Bandung: PT. Sinar Baru Algensindo

Handoyo, Y. (2003). Autisma. Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer

Hanna, M.E. & Midlerdsky, E. (2005). Helping by Simblings of Children with Mental Retardation, Available from American Journal on Mental Metardation http://aaid.allenpress.com.diakses tanggal 04 April 2016.

Hidayat, A. Aziz Alimul. (2009). Metode Penelitian Keperawatan Dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika

Hidayati, Nurul. (2011). Dukungan Sosial bagi Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus, Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Gresik, INSAN, Vol. 13 Nomor 01, April 2011

Hurlock, E.B. (2003). Psikologi Perkembangan Sepanjang Rentan Kehidupan, diterjemahkan oleh Isti Widayanti dan Soejarno. Jakarta: Erlangga

Lumbantobing, S.M. (2001). Anak dengan Mental Terbelakang, Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Maramis, W. F. (2005). Ilmu Kedokteran Jiwa, Surabaya, Airlangga University Press

Miranda, Destrayeni. (2013). Strategi Coping dan Kelelahan Emosional (Emotional Exhaustion)pada Ibu yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam, Samarinda, eJurnal Psikologi, Volume 1 Nomor 2

Moeljono, (2007). Kesehatan Mental: Konsep dan Penerangan, Malang, UMM Press

Nani, Desiyani, dkk., (2009). The Effect of Social Support to Socialization Skills on Special Needs Children, Jurusan Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Unsoed

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta, Rineka Cipta

Nursalam, (2003). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan, Jakarta, Salemba Medika

Nuryanti, (2008). Psikologi Anak. Jakarta: PT. Indeks

Rustiani, Sholichah Diah. (2009). Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Derajat Depresi pada Penderita Diabetes Melitus dengan Komplikasi. Skripsi, Surakarta, Universitas Sebelas Maret

SDLB. (2015). Jumlah Siswa-siswi yang Mengalami Retardasi Mental

SDLB. (2016). Jumlah Siswa-siswi yang Mengalami Retardasi Mental

Setiadi, (2008). Konsep & Proses Keperawatan Keluarga, Yogyakarta, Graha Ilmu

Soetjiningsih. (1998). Tumbuh Kembang Anak, Jakarta: EGC

Somantri, (2006). Psikologi Anak Luar Biasa, Bandung, Refika Utama

Supartini, (2004). Konsep Dasar Keperawatan Anak, Jakarta, EGC


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Syukrianti Syahda, Mazdarianti Mazdarianti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.