Capaian Kemandirian Belajar Siswa dalam Pembelajaran Sains Tematik menggunakan Modul Digital

Wasthi Ramadhani, Yanti Fitria

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1391

Article Metrics

Abstract Views : 30 times
PDF Downloaded : 10 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan membuat modul digital dalam pembelajaran sains tematik untuk membantu pencapaian kemandirian belajar siswa. Kemandirian dalam belajar menjadi suatu kegiatan belajar yang dilaksanakan oleh orang saat belajar untuk membahas serta mempelajari materi secara mandiri. Bahan ajar yang dapat dijadikan pilihan sebagai pengganti bahan ajar mandiri adalah modul digital. Modul digital dapat digunakan sebagai alat pembelajaran mandiri yang dapat membantu siswa belajar dan mudah untuk dibawa ke mana saja. Jenis dari penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R & D), dengan berbagai tahap yang dilakukan yaitu, tahap pendahuluan, tahap pengembangan prototype, dan tahap penilaian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kemandirian belajar siswa. Angket tersebut diberikan kepada 20 siswa kelas 4 di SDN 43 Sungai Sapih untuk melihat pencapaian kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran Saint Tematik yang dibantu oleh sebuah aplikasi, dimana hal ini menjadikannya sebuah produk yang disebut modul digital. Keefektifan modul digital yang dikembangkan, mendapat tingkat 89,55% dalam klasifikasi yang sangat efektif. Keefektifan ini menjadikan modul digital menjadi layak untuk digunakan

Keywords


Kemandirian belajar, pembelajaran sains tematik, modul digital.

Full Text:

PDF

References


Anissi, R. A., & Fitria, Y. (2021) “Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Model Discovery Learning Pada Tema 4 Berbagai Pekerjaan Untuk Siswa Kelas IV SD.” Journal of Basic Education Studies, 4(1), 772-783.

Annisa, I. S., & Fitria, Y. (2021). “Pengembangan Bahan Ajar Klasifikasi Materi Terintegrasi Matematika Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Mahasiswa PGSD.” Jurnal Basicedu 5(4), 1754 https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1019

Efriyenef, F., Fitria, Y. (2021). Penerapan Model Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pembelajaran Tematik terpadu Dikelas IV Sekolah Dasar. Journal of Basic Education Studies, 4(1), 2459-2469.

Ferenčíková, P. (2017). “E-Learning Module For Traffic Police To Develop The English Language.” Visuomenės Saugumas Ir Viešoji Tvarka Public Security And Public Order 11 (18).

Fitria, Y. (2019). Landasan Pembelajaran Sains Terintegrasi (Terpadu) untuk Level Dasar. Padang: Sukabina Press.

Frivaldsky, Michal, Jozef, Cuntala, & Pavol, S. (2014). Simple and accurate thermal simulation model of supercapacitor suitable for development of module solutions. International journal of thermal sciences, 84, 34–47.

Indra, W., & Fitria, Y. (2021). Pengembangan Media Games IPA Edukatif Berbantuan Aplikasi Appsgeyser Berbasis Model PBL untuk Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Siswa Sekolah Dasar. JEMS (Jurnal Edukasi Matematika dan Sains), 9(1), 59-66. DOI: 10.25273/jems.v9i1.8654

Ismail, R., Rifma, & Fitria. Y. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Model PJBL di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(2), 958-965. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.808.

Isnia, H. W. A., Wahyuningtyas, D. T., & Yulinti. ( 2020). Pengembangan E-modul Tema 6 Subtema 1 Berbasis Inkuiri untuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar. SeminarNasionalPGSDUNIKAMA,4,311.https://conference.unikama.ac.id/artikel/.

Jufri, W. (2013). Belajar dan Pembelajaran Sains. Bandung: Pustaka Reka Cipta.

Kurniawan, I. (2015). Game Pembelajaran Matematika Untuk Anak Sd Kelas 1 Dan 2 Berbasis Android Menggunakan Construct 2. e-Proceeding of Applied Science, (1)3, 2088.

Lubis, Berliani. 2014. Pengaruh Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan Terhadap Kemandirian Siswa Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Dumai. PhD Thesis. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Mariage, T. V., Englert, C. S., Plavinck, J. B. (2020). Teaching Early Learners With Autism to Follow Written Directions: Making Text Mediate Action to Promote Independence. Focus on Autism and Other Developmental Disabilities, 1(36), 36-46. https://doi.org/10.1177/1088357620943501.

Mishra, Alka, Seema, R., & Urmila D. B. (2017). Effectiveness of e-learning module on first aid: a study on student nurses. International Journal of Nursing Education, 9(3), 6–10.

Octaviani, S. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Dalam Implementasi Kurikulum 2013 Kelas 1 Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar. (9)2: 94.

Plomp, Tjeerd, & Nienke, N. (2013). Educational Design Research Part A: An Introduction. Enchede, The Netherlands: SLO.

Rahayu, E., Susanto, H., & Yulianti, D. (2011). Pembelajaran Sains dengan Pendekatan Keterampilan Proses untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 7, 1, 106-110

Rivers, Deborah M. 2017. A Summary of ‘Tutoring Toward Independent Learning: Decreasing Student Dependency on Tutorial Assistance. International Journal of Engineering Pedagogy (iJEP), (4) 3.

Rosler, R. A. (2016). Independence Pending: Teacher Behaviors Proceding Learner Problem Solving. Journal of Reserch in Music Education, 4(64), 454-473. https://doi.org/10.1177/0022429416672858.

Satriawati, H. (2015). Pengembangan E-Modul Interaktif sebagai Sumber Belajar Elektronika Dasar Kelas X SMKN 3 Yogyakarta. Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta.

Sidiq, R., & Najuah. (2020). Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Android pada Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar. Jurnal Pendidikan Sejarah 1, 1(9). DOI:Doi.org/10.21009/JPS.091.01.

Suhendi. (2014). Pembelajaran Sains Dalam Desain Pendekatan Tematik Integratif. Jurnal Tarbawiyah, 11(2), 221-234.

Tresnaningsih, Fety, Dina, P. D. S., dan Etty, S. (2019.) Kemandirian Belajar Siswa Kelas III SDN Karang Jalak I Dalam Pembelajaran Tematik. Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan 6(2).


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Wasthi Ramadhani, Yanti Fitria

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.