PERBEDAAN MODEL CHILDREN’S LEARNING IN SCIENCE (CLIS) DAN MODEL SCIENTIFIC TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS IV SD

Desi Indriyani, Desyandri Desyandri, Yanti Fitria, Irdamurni Irdamurni

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v3i2.48

Article Metrics

Abstract Views : 2 times
PDF Downloaded : 0 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa menggunakan model CLIS dan yang menggunakan model Scientific  pada pembelajaran tematik terpadu Kelas IV di SD Negeri 24 Parupuk Tabing. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain Quasi Exsperimental dengan bentuk non equivalent control group design. Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik cluster sampling dengan  berdasarkan hasil normalitas dan homogenitas maka terrpilihlah  SDN 52 Parupuk Tabing dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen kelas IVA menggunakan model CLIS yang berjumlah 24 siswa dan kelas kontrol kelas IVB menggunakan model scientific yang berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian dengan uji-t menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas yang menggunakan model CLIS adalah 86,67 dan kelas yang menggunakan model scientific  adalah 75,83. Diperoleh hasil thitung 15,4518 >2,01 ttabel pada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan model CLIS dan model scientific  terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD.


Full Text:

PDF

References


Agwudu, David. (2018). Comparative Effects of Individualised and Cooperative Learning Instructional Strategies on Senior Secondary School Students' Academic Achievement in Organic Chemistry. Electronic Journal of Science Education, 22(2), 1-14.

Amini, R., & Helsa, Y. (2018). Integrated Model In Science For Elementary School. Journal of Physics : Conference Series Vol. 1088, No.1, p. 012057.

Anastaha, D. A, Fitria,Y & Irdamurni, I. (2018). The effect of inquiry learning toward 5th grade students’ understanding on sciences based on motivation in Padang. Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia, 2(3).

Arisantiani, N. K., Putra, M. & Ganing, N. N. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Childrens Learning in Science (CLIS) Berbantuan Media Lingkungan Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA. Journal of Education Technology, 1(2), 124–132.

Desyandri & Vernanda, D. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Terpadu Di Kelas V Sekolah Dasar Menggunakan Identifikasi Masalah. Prosiding Seminar Nasional HDPGSDI Wilayah, Vol. 4, 163–174.

Purwanto. (2013). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta : Pustaka Belajar

Samatowa,Usman.(2016). Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta : PT Indeks Permata Puri

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanti, N. L. D., Suardika, I. W. R., Si, M., Manuaba, I. B. S., & Fo, M. (2014). Model Pembelajaran CLIS Berbantuan Media Grafis Berpengaruh Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur. Jurnal MIMBAR PGSD Undiksha, 2(1).

Yuanita, L & Ibrahim, M. (2015). Supporting Students in Learning with Multiple Representation to Improve Student Mental Models on Atomic Structure Concepts. Journal Science Education International, 26(2).


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Basicedu