PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MUATAN MATEMATIKA KELAS V SDN SALATIGA 01

Nanda Afrita Hagi, Henny Dewi Koeswanti, Elvira Hoesein Radia

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v3i1.78

Article Metrics

Abstract Views : 128 times
PDF Downloaded : 68 times

Abstract


Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kennis dan Taggart yang terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan-observasi, dan refleksi dengan tujuan melihat peningkatan kemampuan berpikir kritis pada muatan matematika dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Salatiga 01 sejumlah 41 siswa. Kriteria keberhasilan sebesar ≥70% pada kategori baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemapuan berpikir kritis siswa secara klasikal.hal ini dilihat dari observasi siswa pada siklus I dan II. Skor rata-rata observasi siswa pada siklus I sebesar 2,28 atau 57% dan siklus II sebesar 2,85 atau 73,18%. (2) Kemampuan berpikir kritis mempengaruhi hasil belajar dilihat dari peningkatan skor ketuntasan hasil belajar siswa yang mencapai 48,78% pada siklus I dan 73,18% pada siklus II. Dari hasil tersebut model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang berpengaruh pada hasil belajar siswa pada muatan matematika siswa kelas V SDN Salatiga 01.


Keywords


Kemampuan Berpikir Kritis, Matematika, Problem Based Learning

Full Text:

PDF

References


Kemendikbud. 2006. Permendikbud Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Sistem Pendidikan Nasional . Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kemendikbud. 2006. Permendikbud Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kemendikbud. 2006. Permendikbud Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kemendikbud. 2014. Permendikbud Nomor 104 Tahun 2014 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik Pada Pendidikan Dasar dan pendidikan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Koeswanti, D H. 2018. Eksperimen Model Kooperatif Learningdalam Pembelajaran Katerampilan menulis Karya Ilmiah Mahasiswa ditinjau dari Kemampuan Berpikir Logis. Salatiga. Satya Wacana University Press.

Mamin, R. 2013. Penerapan Metode Pembelajaran Saffolding pada Pokok Bahsan Periodik Unsur.CHEMICA, 9(2), 55-60.

Pujiono,S. 2008. Desain Penelitian Tindakan Kelas dan Teknik Pengembangan Kajian Pustaka. Makalah dipresentasikan pada Pelatihan Menulis Karya Ilmiah untuk Guru TK Kec. Sewon Kab. Bantul Yogyakarta, Oktober 24, Yogyakarta.

Rini, R., & Mawardi, M. 2015. Peningkatan Keterampilan Proses Saintifik dan Hasil Belajar Siswa Kelas 4 SDN Slungkep 02 Tema Peduli Terhadap Makhluk Hidup Menggunakan Model Problem Based Learning. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(1), 103-113.Sani, R. A. 2014. Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.

Setyorini, U., Sukiswo, S. E., & Subali, B. 2011. Penerapan model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 7(1).

Suhendri, H., & Ningsih, R. 2018. Peranan Ketahanmalangan dan Kreativitas dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika, 11(1).

Surya, Hendra. 2011. Strategi Jitu Mencapai Kesuksesan Belajar. Jakarta: Gramedia.

Trianto.2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta. Kencana.

Wulandari, B., & Surjono, H. D. 2013.Pengaruh problem-based learning terhadap hasil belajar ditinjau dari motivasi belajar PLC di SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 3(2).

Widayati, A. 2008. Penelitian tindakan kelas. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 6(1). 87-93.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Nanda Afrita Hagi, Henny Dewi Koeswanti, Elvira Hoesein Radia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.