Peran Guru Dalam Pembelajaran Membaca Dan Menulis Melalui Gerakan Literasi Di Sekolah Dasar

Vira Safitri, Febrina Dafit

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.938

Article Metrics

Abstract Views : 100 times
PDF Downloaded : 45 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran membaca dan menulis di sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 151 Pekanbaru yang terhitung pada bulan Februari hingga Maret. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek yang digunakan pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa SDN 151 Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah Gerakan Literasi Sekolah di SDN 151 Pekanbaru khususnya kelas 4 terdiri atas beberapa program seperti membaca Al-quran, membaca buku, perpustakaan, dan pojok literasi. Peran guru dalam membaca melalui GLS yaitu membimbing siswa dalam menemukan buku bacaan yang tepat, sebagai fasilitator dengan memberikan pelayanan untuk memudahkan dalam proses pembelajaran, sebagai motivator bagi siswa dalam belajar. sedangkan peran guru dalam menulis yaitu melatih siswa dalam menciptakan suatu karya tulis, sebagai fasilitator dengan memberikan rasa senang pada siswa, dan mengevaluasi hasil kerja siswa seperti kegiatan menulis puisi, pantun dan meringkas

Keywords


Peran Guru; Membaca Dan Menulis; GLS; Sekolah Dasar

Full Text:

PDF

References


Aflahah, M. I. dan. (2019). Konsep Dasar Belajar dan Pembelajaran. Duta Media Publishing.

Agustin Sri dkk. (2017). Gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan budaya baca di SMA Negeri 1 Geger. Jurnal Linguista, 1(2), 61–62.

Ali, S. S. dan S. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Literasi Media Publishing.

Ambar, F. G. dan L. W. (2018). Pembudayaan Gerakan Literasi Informasi Siswa Tingkat Sekolah Dasar. Jurnal Edulib, 8(2), 172.

Anggito albi dan Setiawan Johan. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif.

Buan Ludo Afliani Yohana. (2020). Guru dan Pendidikan Karakter. Penerbit Adab.

Dalman. (2014). Keterampilan Membaca. PT Raja Grafindo Persada.

Hanafi Halid dan Muzakir. (2019). Profesionalisme Guru Dalam Pengelolaan Kegiatan Pembelajaran Di Sekolah. Deepublish.

Harahap Hamjah Mukti, D. (2017). Pengembangan Program Literasi Sekolah Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Dasar Tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri Kota Medan. Jurnal Pembangunan Perkotaan, 1(2), 30–31.

Henry, T. G. (2018). Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Penerbit Angkasa.

Muhammad, M. S. dan A. (2020). Peran Guru, Orang Tua, Metode dan Media Pembelajaran: Strategi KBM di Masa Pandemi Covid-19. Penerbit 3M Media Karya.

Muhsyanur. (n.d.). Pengembangan Keterampilan Membaca Suatu Keterampilan Berbahasa Reseptif. In 2019. CV. Buginese Art.

Nia, H. S. dan L. A. (2018). Gerakan Literasi Sekolah: Implementasi Tahap Pembiasaan dan Pengembangan Literasi Di SD Sukorejo Kediri. Jurnal Basa Taka, 1(2), 30–31.

Sadulloh Uyoh. (2011). Pedagogik (Ilmu Mendidik). Penerbit Alfabeta.

Slamet, R. (2018). Hubungan Minat Belajar Siswa Dengan Prestasi Belajar Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Kimia Di SMA Negeri 1 Tebat Karai dan SMA Negeri 1 Kabupaten Kepahiang. 2(1), 79–80.

Sobandi, N. S. dan. (2016). Minat Belajar Sebagai Determinan Hasil Belajar Siswa. 1(1), 130.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Penerbit Alfabeta.

Suratinah., Y. T. I. dan. (2019). Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Di Sekolah Dasar Dharma Karya Universitas Terbuka. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 3(4), 49.

Vera, S. (2015). Strategi Pengembangan Linguistik Terapan Melalui Kemampuan Menulis Biografi dan Autobiografi: Sebuah Upaya Membangun Keterampilan Menulis Kreatif Mahasiswa. Jurnal Pemikiran Islam, 40(2), 114–115.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Vira Safitri, Febrina Dafit

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.