ANALISIS KEMAMPUAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD

Rizki Ananda, Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v2i2.138

Article Metrics

Abstract Views : 705 times
PDF Downloaded : 749 times

Abstract


Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 tahun 2007 mengisyaratkan penggunaan pendekatan tematik dalam pembelajaran kelas 1 sampai kelas 3 Sekolah Dasar (SD). Bahkan dewasa ini pasca diberlakukannya Kurikulum 2013, pendekatan tematik wajib diimplementasikan dari kelas 1 sampai kelas 6 pada proses pembelajaran. Adalah menjadi hal yang penting bagi guru SD untuk dapat melaksanakan pendekatan tematik sebagai tanggung jawab profesi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis pemahaman guru SD tentang pendekatan tematik, 2) mendapatkan profil kemampuan guru SD dalam melaksanakan pendekatan tematik, dan 3) mengetahui hambatan-hambatan guru dalam mengimplementasikan pendekatan tematik di SD. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru kelas 1 sampai kelas 3 di lima SD Kecamatan Bangkinang Kota. Data dikumpulkan dengan observasi dan wawancara. Triangulasi dilakukan melalui focus group discussion antara peneliti, guru, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konsep guru memahami pendekatan tematik dengan baik, namun pada pelaksanaannya 6 dari 9 orang guru yang diteliti tidak melaksanakan pendekatan tematik dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa sebagian besar guru mengalami kendala dalam mengimplementasikan pendekatan tematik pada proses pembelajaran

Keywords


kemampuan guru, guru sekolah dasar, pendekatan tematik

Full Text:

PDF

References


Akbar, S. (2010). Pengembangan Model-model Pembelajaran Tematis untuk kelas 1 dan 2 SD: Identifikasi dan Perancangan Model Konseptual Pembelajaran Tematis untuk kelas 1 dan 2 SD. Laporan Penelitian, Malang: Lemlit UM.

Anitah W.S. (2009). Strategi Pembelajaran di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Bogdan, B.C. and Biklen, S.K. (1982) Qualitative Research for Education, an Introduction to Theory and Methode. Boston: Allyn and Bacon, Inc.

Creswell, J.W. (2010). Research Design Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approach (Third Edition). Penerjemah Achmad Farwaid. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Depdiknas. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Joni, T. R. (1996). Pembelajaran Terpadu. Naskah Program Pelatihan Guru Pamong, BP3GSD PPTG Ditjen Dikti.

Lincoln, Y.S. dan Guba, E.G. (1985). Naturalistik Inquiry. London: Sage Publication.

Moleong, L.J. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. (1988). Metode Penelitian Naturalistik-Kualitatif. Bandung: PT. Trasito.

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suryosubroto. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Trianto. (2009). Mengembangkan Model Pembelajaran Tematik. Jakarta: PT Prestasi Pustakaraya.

Trianto. (2011). Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik bagi Anak Usia Dini TK/ RA dan Anak Usia Kelas Awal SD/ MI. Jakarta: Prenada Media Group.

Uno, H.B. (2009). Profesi Kependidikan: Problema, Solusi, dan Reformasi Pendidikan di Indonesia. Jakarta: Bumi Akasara.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Rizki Ananda, Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.