PENGARUH MODEL SCIENTIFIC INQUIRY TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA KELAS IV SD

Sri Ernita, Fachri Adnan, Hadiyanto Hadiyanto

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v3i2.16

Article Metrics

Abstract Views : 51 times
PDF Downloaded : 33 times

Abstract


Penelitian ini berawal karena rendahnya hasil belajar yang juga dipengaruhi oleh kurangnya motivasi belajar siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan Model Scientific Inquiry dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan perbedaan hasil belajar dan motivasi tematik terpadu siswa yang diajar menggunakan Scientific inquiry dengan siswa yang diajar menggunakan model konvensional pada siswa kelas IV SDN 22 Andalas Padang. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksprimental Design dengan rancangan Uji-t. Pada kelas eksperimen diterapkan Model Scientific Inquiry, di kelas kontrol diterapkan pendekatan konvensional. Dengan sampel kelas IV B sebagai kelas eksperimen dan kelas IV C sebagai kelas kontrol. Hipotesis ini diuji dengan menggunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar tematik terpadu siswa yang diajar menggunakan model Scientific inquiry dengan menggunakan Pendekatan Konvensional pada pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SDN 22 Andalas Padang, (2) terdapat perbedaan motivasi belajar tematik terpadu siswa yang diajar menggunakan model Scientific inquiry dengan motivasi belajar siswa yang diajar menggunakan model konvensional pada siswa kelas IV SDN 22 Andalas Padang.


Full Text:

PDF

References


Anggraini, D. P. ; R. A. S. (2015). Analisis Model Pembelajaran Scientific Inquiry dan Kemampuan Berpikir Kreatif Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Fisika. Universitas Negeri Medan, 4(2).

Dewi, N. W. (2014). Peningkatan Motivasi Belajar Ipa Melalui Model Scientific Inquiry Dalam Pembelajaran Pada Siswa Kelas V MI Muhammadiyah Ngasem Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Edli, H. B. (2015). Perbedaan Motivasi dan Keterampilan Belajar Peserta Didik Berprestasi Tinggi dan Rendah Serta Implikasi dalam Bimbingan dan Konseling. Journal Konselor. Universitas Negeri Padang, 4(March), 26–32.

Fihtriyana, R. (2018). Hubungan Penghasilan Orang Tua Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar 006 Langgini. Jurnal Basicedu, 2(23).

Hamalik, O. (2011). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Miaz, Y. (2012). Aplikasi Pendekatan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 01 Baringin Anam Baso Kabupaten Agam. Padang.

Riduwan. (2013). Skala Pengukuran Vaiabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sari, M. K. (2016). Pengaruh Metode Kooperatif Jigsaw Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Pada Siswa Kelas III. Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran. IKIP PGRI Madiun, 4(02), 133–146. https://doi.org/10.25273/pe.v4i02.313

Silalahi, K. B. K. S. (2016). Efek Model Pembelajaran Scientifc Inquiry dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Fisika. Journal Fisika. Universitas Sumatera Utara. Retrieved from

https://www.academia.edu/34723204/Efek_Model_Pembelajaran_Scientifc_Inquiry_Dan_Motivasi_Terhadap_Hasil_Belajar_Fisika?auto=download

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Surya, Y. F. (2017). Penerapan Metode Eksperimenuntuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 011 Langgini Kabupaten Kampar. Jurnal Basicedu, 1, 10–20


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Basicedu