IMPLEMENTASI KEBIJAKAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) DALAM RANGKA MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA DI SEKOLAH DASAR

Widya Wanelly

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v3i2.19

Article Metrics

Abstract Views : 142 times
PDF Downloaded : 116 times

Abstract


Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam rangka menumbuhkan minat baca siswa di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.Lokasi penelitian bertempat di SDN 63 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah,Guru, dan Peserta Didik.Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pelaksanaan program gerakan literasi sekolah di SDN 63 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung berada pada tahap pembiasaan. Upaya-upaya yang dilakukan sekolah dalam melaksanakan program gerakan literasi sekolah adalah: (1) menambah buku pengayaan, (2) mendekatkan buku ke peserta didik dengan cara membuat area baca dan lingkunganyang kaya akan teks, (3) melaksanakan berbagai bentuk kegiatan literasi, dan (4) melibatkan publik dalam pelaksanaan gerakan literasi. Adapun kendala yang dihadapi sekolah dalamp elaksanaan GLS adalalah: (1) rendahnya kesadaran guru, (2) buku pengayaan yang sesuai dengan kebutuhan anak sulit ditemukan, (3) guru malas membaca, (4) guru tidak memahami penerapan gerakan literasi, dan (5) sekolah kekurangan dana. Dengan demikian, implementasi program GLS di SDN 63 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung perlu ditingkatkan ke tahap pengembangan dengan melibatkan berbagai pihak.


Full Text:

PDF

References


Ahmadi, R. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Akbar, A. 2017. Membudayakan Literasi Dengan Program 6Mdi Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 3(1), 42-52.

Antasari,I.W. 2017. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Tahap Pembiasaan di MI Muhammadiyah Gandatapa Sumbang Banyumas. Libria, 9 (1), 13–26.

Bramasta, D., & Irawan, D. 2017.Persebaran Sarana dan Prasarana Perpustakaan Sekolah Dasar Berbasis Sistem Informasi Geografis. Khazanah pendidikan Jurnal Ilmiah Kependidikan, XI (1), 39–67.

Fauziah, G & Lestari,A.W. 2018. Pembudayaan Gerakan Literasi Informasi Siswa Tingkat Sekolah Dasar di Tanggerang Selatan. Jurnal Edulib. VIII (2), 167-179.

Mamonto, S. 2016. Evaluasi Program Bantuan Dana Operasional Sekolah pada Sekolah Dasar Nurul Huda Ii Yapis Jayapura. JIAP: Journal of Administration Science and Governmental Science,1(1), 1–15.

Moleong, L. J. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosda Karya.

Nafisah, A. 2014. Arti Penting Perpustakaan bagi Upaya Peningkatan Minat Baca Masyarakat. Jurnal Perpustakaan Libraria, 2 (2),69-81.

Nurdiyanti, E., & Suryanto, E. 2010. Pembelajaran Literasi Mata Pelajaran Bahasa Indonesiapada Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Paedagogia, 13 (2),115–128.

Pradana, B. H., Fatimah, N., &Rochana, T.2017. Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah Sebagai Upaya Membentuk Habitus Literasi Siswa Di Sma Negeri 4 Magelang. SOLIDARITY, 6(2), 167–179.

Suragangga, I. M. N.2017. Mendidik Lewat Literasi Untuk Pendidikan Berkualitas. Jurnal Penjaminan Mutu,3(2), 154–163.

Susilawati & Sulhan, M. 2018. Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di Tingkat Sekolah Dasar. Jurnal Visipena, IX (2), 261-273

Taufina. 2016. Mozaik Keterampilan Berbahasa di Sekolah Dasar. Bandung: Angkasa Bandung.

Teguh, M. 2017. Gerakan Literasi Sekolah Dasar. Prosiding Seminar Nasional 15 Maret 2017. 18-26.

Wandasari, Y. 2017. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Sebagai Pembentuk Pendidikan Berkarakter. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan), 2(2), 12–22.

Wulandari, R. 2017. Implementasi Kebijakan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar IslamTerpadu Lukman AL Hakim Internasional. Universitas Negeri Yogyakarta.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Basicedu