PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DAN DIONASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN BERPIKIR KRITIS PADA TEMA 9 SISWA KELAS IV SD N SOLOWIRE

Rosyana Puji Septiningtyas1, Henny Dewi Koeswanti, Elvira Hoesein Radia

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v3i2.20

Article Metrics

Abstract Views : 7 times
PDF Downloaded : 3 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan berpikir kritis siswa kelas IV SDN Solowire dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif Tipe Think Pair Share dan Dionasi. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui 2 tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data yang diperoleh melalui observasi dan tes. Data observasi aktivitas guru dan siswa dianalisis dalam bentuk persentase. Data tes hasil proses belajar siswa dianalisis berdasarkan persentase ketuntasan belajar secara individu dan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa dengan ketuntasan belajar klasikal mengalami peningkatan. Pada Pra siklus persentase ketuntasan belajar sebesar 46% menjadi 71% pada Siklus I dan mengalami peningkatan pada Siklus II yaitu 86%. Hasil belajar siswa juga diikuti dengan peningkatan hasil berpikir kritis yang mengalami peningkatan sebesar 12% yaitu dari Pra siklus dengan skor 49 kategori cukup kritis meningkat pada Siklus I dengan skor 62 dalam kategori kritis dan mengalami peningkatan lagi sebesar 19% pada Siklus II dengan skor 81 kategori sangat kritis. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan Dionasi dapat meningkatkan hasil belajar dan berpikir kritis.


Full Text:

PDF

References


Arif, A. (2016). Penerapan Model Problem based learning dengan teknik E-Learning terhadap hasil belajar peserta didik mata pelajaran IPA. Repository UNPAS, 45.

Arikunto. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian suatu Pendekatan praktis. Jakarta: Rineka cipta.

Arikunto, S. (2013). Peneelitian Tindakan kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Arsyad, & Azhar. (2013). Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Grafindo Persada.

Facione, P. (2010). Critical Thinking. Jakarta: Indeks.

Feldman, D. A. (2010). Berpikir Kritis. Jakarta: PT. Indeks Jakarta.

Frobel, F. (2016). Tujuan Pendiidkan . Surabaya: Uceo.

Kemdikbud. (2013, Februari 20). Konsep dan Implementasi Kurikulum 2013. Retrieved Juni 19, 2019, from www.kemdikbud.go.id:https://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/dokumen/paparan/paparan%20Wamendik.pdf

Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan Implementasi kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nitko, A., & Brookhart, S. (2011). Educational assesment of students. Boston: Pearson education.

Numrich, C. (2010). A Sequence of Critical Thinking Task. Tesol Jornal, 1.4, 1 - 22.

Rafianti, Yanti, & Novaliyosi. (2018). Profil Kemampuan Literasi Calon Guru Matematika. JPPM, Vol 11, No.1, 63-74.

Rosyada, D. (2008). Media Pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada.

Sadiman, A. (2010). Media Pendidikan Pengertian Pengembangan dan Pemanfaatanya. Jakarta: Rajawali Pers.

Sudirman, A. (2010). Media Pendidikan, Pengertian Pengembangan dan Pemanfaatanya. Jakarta: Rajawali Pers.

Sudjana, N. (2012). Penilaian Hasil proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosdakarya.

Tirtarahardja, U. (2013). Pengantar Pendiidikan Malang. Malang: Rineka Cipta .

Trianto. (2010). Implementasi Pembelajaran tematik kelas 1 SD . UNM, 13 - 18.

Warsono, & Hariyanto. (2013). Pembelajaran aktif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Warsono, & Hariyanto. (2013). Pembelajaran Aktif: Teori dan Asessmen. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Wena, M. (2011). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: PT. Bumi Aksara.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Basicedu