Hubungan Media Internet, Membaca, Dan Menulis Dalam Literasi Digital Mahasiswa

Sri Buwono, Jagad Aditya Dewantara

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i4.526

Article Metrics

Abstract Views : 39 times
PDF Downloaded : 15 times

Abstract


Penelitian terdahulu diperoleh bahwa mahasiswa Jurusan Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial (PIIS) sebagian besar menggunakan internet dalam aktivitas komunikasi dan akademik menggunakan media internet. Penelitian ini merupakan kelanjutan untuk menjawab permasalahan hubungan antara literasi media internet, literasi membaca, dan literasi menulis sebagai kompetensi literasi digital di era Revolusi Industri 4.0 (R.I. 4.0). Pendekatan penelitian kuantitatif menggunakan instrument angket. Jumlah partisipan sebanyak 151 orang. Variable penelitian diukur dengan skala ordinal berdasarkan sikap dan pernyataan yang dijawab partisipan. Data dianalisis menggunakan statistik uji korelasi untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PIIS sangat baik (91%) menggunakan media internet mengunduh referensi untuk mendukung aktivitas belajar. Referensi diunduh dalam format pdf (77%). Selanjutnya untuk melengkapi referensi mahasiswa mengnduh artikel jurnal penelitian (50%) dan artikel dari Blog (52%). Hubungan antara variable literasi media internet, membaca, dan menulis dengan nilai koefisien sangan rendah dan tidak signifikan. Sedangkan, hubungan parsial antara literasi membaca dan menulis menujukkan nilai koefisien cukup dan signifikan

Keywords


literasi media internet, literasi membaca, literasi menulis, literasi digital

Full Text:

PDF

References


Bliss, A. C. (2019). Adult Science-Based Learning: The Intersection of Digital, Science, and Information Literacies. Adult Learning, 20(10), 1–10.

Dewantara, J. A., Efriani, & Afandi. (2020). Pemanfaatan Aplikasi Discord Sebagai Media Pembelajaran Online. Jurnal Teknologi Informasi Dan Pendidikan, 13(1), 61–65.

Dewantara, J. A., Efriani, Sulistyarini, & Prasetiyo, W. H. (2020). Optimization of Character Education Through Community Participation Around The School Environment ( Case Study in Lab School Junior High School Bandung ). Journal of Etika Demokrasi, 5(1), 53–66.

Furqon, A. (2011). Pengantar Penelitian dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Keefe, E. B., & Copeland, S. R. (2011). What Is Literacy? The Power ofa Definition. Research & Practice for Persons with Severe Disabilities, 36(34), 92–99.

Koltay, T. (2011). The media and the literacies: media literacy, information literacy, digital literacy. Media, Culture & Society, 33(2), 211–22.

Kwon, S., & Hyun, S. (2014). A study of the factor influencing the digital literacy capability of middle-aged people in online learning. Korean Journal of The Learning Science, 120–140.

Menon, J., & Fink, A. (2019). The Fourth Industrial Revolution and Its Implications for Regional Economic Integration in ASEAN. Journal of Asian Economic Integration, 1(1), 32–47.

Noh, Y. (2016). A study on the effect of digital literacy on information use behavior. Journal of Librarianship and Information Science, 49(1), 26–56.

Permatasari, A. (2015). Membangun Kualitas Bangsa Dengan Budaya Literasi. Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa 2015, 146–156.

Spante, M., Sofkova Hashemi, S., Lundin, M., & Algers, A. (2018). Digital competence and digital literacy in higher education research: Systematic review of concept use. Cogent Education, 5(1).

Techataweewan, W., & Prasertsin, U. (2018). Development of digital literacy indicators for Thai undergraduate students using mixed method research. Kasetsart Journal of Social Sciences, 39(2), 215–221.

Unesco. (2006). Education for All Global Monitoring Report 2006. New York: Unesco


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Sri Buwono,Jagad Aditya Dewantara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.