Pendidikan Karakter Berbasis Cerita Rakyat Kutai dalam Tradisi Nutuk Beham: Studi Kasus Nilai Gotong Royong Pada Masyarakat Kutai Adat Lawas
DOI:
https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i1.10577Keywords:
cerita rakyat Kutai, , kearifan lokal, Nutuk Beham, pendidikan karakter, tradisi lisanAbstract
Pendidikan karakter berbasis budaya lokal merupakan pendekatan kontekstual yang relevan dalam penguatan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengkaji pendidikan karakter berbasis cerita rakyat Kutai dalam tradisi Nutuk Beham dengan fokus pada nilai gotong royong pada masyarakat Kutai Adat Lawas. Kajian terdahulu masih terbatas pada analisis cerita rakyat di luar konteks ritual hidup, serta belum banyak memanfaatkan pendekatan etnolinguistik dan semiotik secara bersamaan dalam mengkaji internalisasi nilai karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus etnografi melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat yang melandasi tradisi Nutuk Beham memuat struktur narasi simbolik yang merepresentasikan nilai gotong royong, tanggung jawab kolektif, pengorbanan, dan kesadaran ekologis. Nilai-nilai tersebut diinternalisasikan melalui praktik ritual dan tuturan sakral yang hidup dalam komunitas adat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi cerita rakyat Kutai dalam tradisi Nutuk Beham berpotensi memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal serta mendukung pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia yang berorientasi pada identitas budaya dan keberlanjutan lingkungan
References
Achmadah, S., Nanang, A., & Fauzi, B. (2022). Analisis Aspek Lingual Mantra Keselametan Panolak Sangkil (Kajian Etnolinguistik). Hastawiyata: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(1), 45–56. https://doi.org/10.21776/ub.hastawiyata.2022.005.01.05
Alfien, M. F., Andayani, A., & Sumarwati, S. (2025). Cerita Rakyat Indramayu sebagai Media Pendidikan Karakter. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 8(1), 253–266. https://doi.org/10.30872/diglosia.v8i1.1179
Agustian, C. (2022). Struktur Dan Fungsi Narasi Dalam Cerita Rakyat Riau Mutiara Dari Indragiri. Journal of Language and Literature, 6(1), 53–63. https://doi.org/10.35760/jll.2018.v6i1.2483
Azmi, U. (2021). Cerita Rakyat Kek Lesap sebagai Upaya Mewujudkan Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. MABASAN, 15(2). https://doi.org/10.26499/mab.v15i2.466
Butar-butar, C., & Isman, M. (2021). Peran tradisi lisan mitos Tona dan Poda dalam mewariskan budaya dan kearifan lokal pada masyarakat Batak Toba. Bahterasia, 2(1), 45–55. http://journal.umsu.ac.id/sju/index.php/bahterasia
Dewi, R., Muslihah, N. N., & Astuti, T. (2022). Mengulik Nilai Budaya Legenda Danau Rayo Sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra Berbasis Pendidikan Karakter. Jurnal Basicedu, 6(2), 1975–1989. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2292s
Hidayatullah, A., Suad, & Kanzunnudin, M. (2020). Analisis struktur, fungsi, dan nilai folklor Nawangsih untuk pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Kredo: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 4(1), 1–12. https://jurnal.umk.ac.id/index.php/kredo/index
Ismoilovich, D. D., & Ubaydullaevna, N. Y. (2022). Ethnolinguistic: Emergence, Development and Theoretical Research. In International Journal of Trend in Scientific Research and International Journal of Trend in Scientific Research and Development, 6(3), 112–118. https://www.ijtsrd.com
Kuswara, K., & Sumayana, Y. (2020). Apresiasi Cerita Rakyat sebagai Upaya Memperkuat Karakter Siswa dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0. Jurnal Basicedu, 5(1), 317–326. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i1.678
Mayang, A., Nugraha, R. G., & Rukmana, K. (2025). Pengembangan media pembelajaran komik digital untuk materi keberagaman budaya Indonesia kelas V sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 9(4), 1021–1032. https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i4.10212
Merdiyatna, Y. Y. (2019). Struktur, Konteks, Dan Fungsi Cerita Rakyat Karangkamulyan. Salaka: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 38–45. https://doi.org/10.33751/jsalaka.v4i2.6807
Michalopoulos, S., & Xue, M. M. (2021). Folklore. Quarterly Journal of Economics, 136(4), 1993–2046. https://doi.org/10.1093/qje/qjab003
Ni Wayan Sumitri, Gunartha, I. W., & Sudarthi, N. W. (2025). Cerita Rakyat Du Wangka Rana Mese: Kajian Makna Sebagai Representasi Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Manggarai Timur (Perspektif Linguistik Kebudayaan). Stilistika?: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Seni, 13(2), 272–283. https://doi.org/10.59672/stilistika.v13i2.4815
Nurelide, N. (2020). Ekologi Sastra Lisan dalam Cerita Rakyat Lae Angkat di Tanah Mungkur. MADAH, 11(1), 57–68. https://doi.org/10.31503/madah.v11i1.229
Pajerih, I. S. (2023). Dampak Perubahan Iklim pada Ekosistem Hutan Tropis di Kalimantan Timur: Analisis Krisis Lingkungan. Thengkyang.
Rahman, H., Wirawati, D., Nur, J., & Sidiq, A. (2019). Pembentukan Karakter Melalui Pembelajaran Sastra Berbasis Ekologis Dalam Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara.Pena Literasi, 2(1), 45-56. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasi
Rahmawati, I. S., Sutrisna, D., & Nisya, R. K. (2023). Nilai-nilai Kearifan Lokal dan Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Lutung Kasarung. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2). https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4397
Rawati, P. D., Suryani, I., & Nazurty, N. (2023). Nilai-nilai pendidikan karakter dan persepsi masyarakat terhadap cerita rakyat Kerinci “Sakunung-Sakunung Ninau”. Literasi: Jurnal Pendidikan, Humaniora, Dan Teknologi, 13(1), 1–12. https://doi.org/10.23969/literasi.v13i1.6594
Santry Nova, I. S., & Putra, A. (2022). Eksplorasi etnomatematika pada cerita rakyat. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 67–76.
Sari, N. A. (2022). Pengenalan Ragam Keanekaragaman Hayati dalam Cerita Rakyat Kalimantan Timur. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(1s), 247–260. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i1s.400
Savira, W. M., & Honosutomo, A. (2024). Sinergitas kearifan lokal dan gender: Peran strategis perempuan adat Kalimantan dalam upaya iklim berkelanjutan. Journal of Gender Equality and Social Inclusion (GESI), 3(3). https://doi.org/10.38156/gesi.v3i3
Serafica, L. L. (2022). The honorific styles of the etnolinguistic communities: An ethnography. Journal of Languages, Linguistics and Literary Studies, 2(4), 162–177. https://doi.org/10.57040/jllls.v2i4.338
Sihombing, L. (2024). Kajian Ekologi Sastra Lisan Dalam Cerita Rakyat Aek Sipanggolu di Kabupaten Humbang Hasundutan. Jurnal Bahasa Daerah Indonesia, 1(1), 7. https://doi.org/10.47134/jbdi.v1i2.2315
Simanungkalit, K. E., Tampubolon, T. C., Panggabean, L., Sihite, I., & Simanjuntak, B. (2024). Pentingnya Kearifan Lokal: Meningkatkan Kualitas Kurikulum Merdeka dengan Karya Sastra. Jurnal Basicedu, 8(2), 1446–1453. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7173
Suninica, I. P. E., Sutama, I. M., & Yasa, I. N. (2024). Analisis Nilai-Nilai Karakter Dalam Cerita Rakyat Dan Relevansinya Di Dalam Pembelajaran Bagi Pengembangan Karakter Siswa Smp. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(cerita rakyat), 159–170.
Suryani, A., Azzahro, C., Annastasya, A., & Kanzunnudin, M. (2024). Analisis struktur naratif dan nilai moral dalam cerita. Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Kreatif, 2(3), 80–89. https://doi.org/10.59031/jkppk.v2i3.427
Suryanto, E., Sumarwati, S., Anindyarini, A., & Hadiyah, H. (2024). Cerita Rakyat sebagai Sarana Berliterasi Kearifan Lokal: Pendekatan Ekologi Sastra. Indonesian Language Education and Literature, 9(2), 328. https://doi.org/10.24235/ileal.v9i2.14802
Uswatun Khasanah, Fathurohman, I., & Setiawan, D. (2022). Pendidikan Karakter Dalam Cerita Rakyat Genuk Kemiri. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(1), 60–64. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i1.1611
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Suci Oktaviani, Widyatmike Gede Mulawarman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
