Studi Kualitatif melalui Focus Group Discussion: Strategi Implementasi Deep Learning dalam Pelatihan Guru Berbasis AI dan Microlearning
DOI:
https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i6.11083Keywords:
pembelajaran mendalam, Focus Group Discussion, Artificial Intelligence, MicrolearningAbstract
Pembelajaran Mendalam (PM) atau Deep Learning (DL) menjadi pendekatan kunci dalam peningkatan kualitas pembelajaran, namun implementasinya oleh guru memerlukan dukungan model pelatihan yang sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menelaah secara sistematis konsep, strategi, dan implementasi PM sebagai dasar pengembangan Model Diklat Peningkatan Kapabilitas Guru Berkelanjutan berbasis Microlearning dan Artificial Intelligence (AI). Kesenjangan penelitian terletak pada terbatasnya model diklat yang mengintegrasikan ketiga pendekatan tersebut secara adaptif dan kontekstual. Metode kualitatif diterapkan melalui Focus Group Discussion (FGD) daring via Zoom, dengan menghadirkan empat narasumber (akademisi dan praktisi) serta empat peneliti sebagai peserta. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman komprehensif peserta mengenai konsep dasar PM, model pelatihan, posisinya dalam kurikulum, konteks pembelajaran (pendekatan, model, metode, strategi), serta asesmen. Diskusi juga menghasilkan kesepakatan tentang pentingnya pemilihan aplikasi AI yang tepat dan penyusunan mind map untuk diklat berbasis microlearning. Disimpulkan bahwa FGD daring efektif dalam merumuskan kerangka DL sebagai landasan pengembangan model diklat guru, sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi pengembangan program pelatihan guru yang lebih adaptif dan terukur di era digital
References
Afriadi, N., & Mappiare-AT, A. (2021). Adopsi nilai moral Panton Aceh dalam focus group discussion sebagai teknik konseling model KIPAS. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 7(3), 437-445. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/
Al Farid, A. A. P., & Damayanti, I. L. (2022). The implementation of school from home in English for young learners’ classrooms. Jurnal Penelitian Pendidikan, 22(2), 119–134. https://doi.org/10.17509/jpp.v22i2.49062
Amin, K., Sari, A. K., & Sirozi, M. (2023). Kelompok kepentingan (interest group) dalam dinamika politik pendidikan Islam di Indonesia. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 89–97. https://doi.org/10.32923/tarbawy.v10i2.3671
Dwiputra, D. F. K., & Sundawa, D. (2023). Analysis of potentials and challenges of culture-based learning in Indonesia: A systematic literature review. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 9(1), 213–227. https://doi.org/10.33394/jk.v9i1.6556
Fitriani, E. (2019). Layanan informasi berbasis focus group discussion (FGD) dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 11(2), 87–95.
Lumbantoruan, W. F. H., & Anggresta, V. (2023). Pengaruh kompetensi guru dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa SMPS Imanuel Bojong Nangka. Research and Development Journal of Education, 9(1), 121–130. https://doi.org/10.30998/rdje.v9i1.13988
Maghfiroh, A. M. (2024). Pendidikan holistik: Perspektif filsafat sufisme dalam pengembangan kurikulum. Jurnal Filsafat Indonesia, 7(1), 1–10.
Musthofa, I., Rahmawati, R., Indrawan, A., Wulandari, A., & Sari, N. (2024). Peningkatan mutu pendidikan melalui program literasi, recycle, motivasi, dan parenting. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 141–151. https://doi.org/10.33474/jp2m.v5i1.21475
Ningrum, T. A., Nurmina, N., Hayati, N., & Wildana, F. (2023). Peningkatan kompetensi pedagogi guru dalam mengelola pembelajaran menyenangkan berbasis digital melalui pelatihan. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 23(2), 182–189. https://doi.org/10.24036/pedagogi.v23i2.1833
Nurhaifa, H. S., Mulyana, D., & Cahyono, C. (2023). Pengaruh small group discussion terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Didactica: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2), 43–51. https://doi.org/10.56393/didactica.v3i2.1707
Rabani, S., Khairat, A., Guilin, X., & Jiao, D. (2023). The role of technology in Indonesian education at present. Journal of Computer Science Advancements, 1(2), 85–91. https://doi.org/10.70177/jsca.v1i2.403
Rasam, F., Interdiana, A., Sari, C., & Karlina, E. (2019). Peran kompetensi dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Jakarta Selatan. Research and Development Journal of Education, 6(1), 18–27.
Rasmitadila, R., Aliyyah, R. R., Rachmadtullah, R., Samsudin, A., Syaodih, E., Nurtanto, M., Riana, A., & Tambunan, S. (2020). The perceptions of primary school teachers of online learning during the COVID-19 pandemic period: A case study in Indonesia. Journal of Ethnic and Cultural Studies, 7(2), 90–109. https://doi.org/10.29333/ejecs/388
Riwukore, J. R. (2022). Edukasi kompleksitas dan permasalahan perasuransian di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Batara Wisnu: Indonesian Journal of Community Services, 2(1), 201–222. https://doi.org/10.53363/bw.v2i1.140
Yunus, M., Latif, A. I., & Tiala, N. H. (2022). Pengaruh pendidikan seksual usia dini melalui focus group discussion (FGD) daring terhadap pengetahuan orang tua. Jurnal Kesehatan, 15(2), 154–159. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v15i2.24921
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Safitri Ratri, Wagiran Wagiran, Fery Muhamad Firdaus, Andrian Riyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
