Studi Kualitatif melalui Focus Group Discussion: Strategi Implementasi Deep Learning dalam Pelatihan Guru Berbasis AI dan Microlearning

Authors

  • Safitri Ratri Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Wagiran Wagiran Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Fery Muhamad Firdaus Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Andrian Riyadi Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i6.11083

Keywords:

pembelajaran mendalam, Focus Group Discussion, Artificial Intelligence, Microlearning

Abstract

Pembelajaran Mendalam (PM) atau Deep Learning (DL) menjadi pendekatan kunci dalam peningkatan kualitas pembelajaran, namun implementasinya oleh guru memerlukan dukungan model pelatihan yang sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menelaah secara sistematis konsep, strategi, dan implementasi PM sebagai dasar pengembangan Model Diklat Peningkatan Kapabilitas Guru Berkelanjutan berbasis Microlearning dan Artificial Intelligence (AI). Kesenjangan penelitian terletak pada terbatasnya model diklat yang mengintegrasikan ketiga pendekatan tersebut secara adaptif dan kontekstual. Metode kualitatif diterapkan melalui Focus Group Discussion (FGD) daring via Zoom, dengan menghadirkan empat narasumber (akademisi dan praktisi) serta empat peneliti sebagai peserta. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman komprehensif peserta mengenai konsep dasar PM, model pelatihan, posisinya dalam kurikulum, konteks pembelajaran (pendekatan, model, metode, strategi), serta asesmen. Diskusi juga menghasilkan kesepakatan tentang pentingnya pemilihan aplikasi AI yang tepat dan penyusunan mind map untuk diklat berbasis microlearning. Disimpulkan bahwa FGD daring efektif dalam merumuskan kerangka DL sebagai landasan pengembangan model diklat guru, sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi pengembangan program pelatihan guru yang lebih adaptif dan terukur di era digital

References

Afriadi, N., & Mappiare-AT, A. (2021). Adopsi nilai moral Panton Aceh dalam focus group discussion sebagai teknik konseling model KIPAS. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 7(3), 437-445. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/

Al Farid, A. A. P., & Damayanti, I. L. (2022). The implementation of school from home in English for young learners’ classrooms. Jurnal Penelitian Pendidikan, 22(2), 119–134. https://doi.org/10.17509/jpp.v22i2.49062

Amin, K., Sari, A. K., & Sirozi, M. (2023). Kelompok kepentingan (interest group) dalam dinamika politik pendidikan Islam di Indonesia. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 89–97. https://doi.org/10.32923/tarbawy.v10i2.3671

Dwiputra, D. F. K., & Sundawa, D. (2023). Analysis of potentials and challenges of culture-based learning in Indonesia: A systematic literature review. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 9(1), 213–227. https://doi.org/10.33394/jk.v9i1.6556

Fitriani, E. (2019). Layanan informasi berbasis focus group discussion (FGD) dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 11(2), 87–95.

Lumbantoruan, W. F. H., & Anggresta, V. (2023). Pengaruh kompetensi guru dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa SMPS Imanuel Bojong Nangka. Research and Development Journal of Education, 9(1), 121–130. https://doi.org/10.30998/rdje.v9i1.13988

Maghfiroh, A. M. (2024). Pendidikan holistik: Perspektif filsafat sufisme dalam pengembangan kurikulum. Jurnal Filsafat Indonesia, 7(1), 1–10.

Musthofa, I., Rahmawati, R., Indrawan, A., Wulandari, A., & Sari, N. (2024). Peningkatan mutu pendidikan melalui program literasi, recycle, motivasi, dan parenting. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 141–151. https://doi.org/10.33474/jp2m.v5i1.21475

Ningrum, T. A., Nurmina, N., Hayati, N., & Wildana, F. (2023). Peningkatan kompetensi pedagogi guru dalam mengelola pembelajaran menyenangkan berbasis digital melalui pelatihan. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 23(2), 182–189. https://doi.org/10.24036/pedagogi.v23i2.1833

Nurhaifa, H. S., Mulyana, D., & Cahyono, C. (2023). Pengaruh small group discussion terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Didactica: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2), 43–51. https://doi.org/10.56393/didactica.v3i2.1707

Rabani, S., Khairat, A., Guilin, X., & Jiao, D. (2023). The role of technology in Indonesian education at present. Journal of Computer Science Advancements, 1(2), 85–91. https://doi.org/10.70177/jsca.v1i2.403

Rasam, F., Interdiana, A., Sari, C., & Karlina, E. (2019). Peran kompetensi dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Jakarta Selatan. Research and Development Journal of Education, 6(1), 18–27.

Rasmitadila, R., Aliyyah, R. R., Rachmadtullah, R., Samsudin, A., Syaodih, E., Nurtanto, M., Riana, A., & Tambunan, S. (2020). The perceptions of primary school teachers of online learning during the COVID-19 pandemic period: A case study in Indonesia. Journal of Ethnic and Cultural Studies, 7(2), 90–109. https://doi.org/10.29333/ejecs/388

Riwukore, J. R. (2022). Edukasi kompleksitas dan permasalahan perasuransian di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Batara Wisnu: Indonesian Journal of Community Services, 2(1), 201–222. https://doi.org/10.53363/bw.v2i1.140

Yunus, M., Latif, A. I., & Tiala, N. H. (2022). Pengaruh pendidikan seksual usia dini melalui focus group discussion (FGD) daring terhadap pengetahuan orang tua. Jurnal Kesehatan, 15(2), 154–159. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v15i2.24921

Published

2026-02-10

How to Cite

Ratri, S., Wagiran, W., Firdaus, F. M., & Riyadi, A. (2026). Studi Kualitatif melalui Focus Group Discussion: Strategi Implementasi Deep Learning dalam Pelatihan Guru Berbasis AI dan Microlearning. Jurnal Basicedu, 9(6), 2079–2089. https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i6.11083

Issue

Section

Articles

Citation Check