Profil Psikososial dan Kebutuhan Belajar Siswa ABK Sekolah Dasar: Studi Komparatif ADHD dan Hambatan Intelektual
DOI:
https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i3.11958Keywords:
pendidikan inklusif, ADHD, hambatan intelektual, karakteristik psikososial, strategi pembelajaranAbstract
Pemenuhan hak belajar setiap anak tanpa terkecuali merupakan inti dari penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik psikososial serta kebutuhan belajar siswa dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan hambatan intelektual di SD Negeri Cinurman, Kabupaten Tasikmalaya. Pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus digunakan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan karakteristik psikososial yang menonjol di antara kedua subjek: siswa ADHD menghadapi hambatan utama pada regulasi diri dan pengendalian impulsivitas, sementara siswa dengan hambatan intelektual membutuhkan adaptasi lebih intensif dalam hal kedalaman pemrosesan informasi kognitif dan pengembangan kemandirian. Sebagai implikasi praktis, penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi, manajemen perilaku positif berbasis token economy, serta sinkronisasi program bina diri antara sekolah dan keluarga. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru di sekolah inklusif dalam merancang layanan pembelajaran yang lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan individual setiap peserta didik.
References
American Psychiatric Association. (2022). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (5th ed., text revision). American Psychiatric Association Publishing.
Amir, Y. S. (2023). Implementasi Program Pendidikan Inklusif bagi Siswa Tunagrahita di Sekolah Dasar Kabupaten Garut Jawa Barat. Disability Studies Journal, 1(2), 69–76. https://doi.org/10.62385/literal.v1i02.44
Barkley, R. A. (2012). Executive Functions: What They Are, How They Work, and Why They Evolved.
CAST. (2018). Universal Design for Learning Guidelines Version 2.2. CAST.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Fadillah, A. O., & Pranungsari, D. (2023). Penerapan Token Ekonomi untuk Meningkatkan Sustained Attention pada Anak ADHD. 6(2013), 10697–10703.
Friend, M. (2012). Including Students with Special Needs: A Practical Guide for Classroom Teachers (6th ed.).
Hallahan, D. P. (2014). Exceptional Learners: An Introduction to Special Education (13th ed.). In Pearson.
Jannah, M. (2024). Tantangan Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Inklusif di Sekolah Dasar.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan T. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 48 Tahun 2023 tentang Akomodasi yang Layak untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas pada Satuan Pendidikan Formal. Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2023). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kemendikbud.
Lestari, S., & Hartati, Y. (2023). Universal Design for Learning (UDL) sebagai Pendekatan Inklusif dalam Kurikulum Sekolah Dasar. Jurnal Kurikulum Dan Pembelajaran.
Miles, M. ., Huberman, A. ., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi, UI-Press. Sage Publications.
Supena, A., & Sopandi, A. (2021). Strategi Pengelolaan Perilaku Impulsif pada Anak dengan ADHD di Sekolah Dasar. Jurnal Inklusi: Journal of Disability Studies.
Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to The Needs of All Learners. ASCD.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes (Vol. 86). Harvard University Press.
Widiastuti, A. (2023). Analisis Hambatan Belajar Siswa ABK di Sekolah Dasar Inklusi.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Neli Widaningsih, Imas Siti Aminah, Choiriyah Widyasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
