Analisis Pendidikan Islam di Era Digital dalam Gempuran Zaman dan Degradasi Akhlak
DOI:
https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i3.12152Keywords:
pendidikan Islam, zaman digital, tantangan zaman, penurunan akhlakAbstract
Perkembangan teknologi di zaman digital tidak hanya mempermudah kita dalam mengakses informasi, tetapi juga menyebabkan masalah besar dalam moral di kalangan anak muda. Hal ini menjadi tantangan penting bagi pendidikan Islam yang berperan sebagai fondasi untuk membentuk karakter yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan, tantangan, dan cara-cara memperbaiki pendidikan Islam dalam melindungi nilai-nilai karakter di tengah tantangan zaman dan penurunan etika digital. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa penurunan moral di dunia maya disebabkan oleh lemahnya penyaringan informasi, kurangnya contoh yang baik dalam penggunaan digital, serta cara mengajar agama yang masih lebih fokus pada aspek teori dan pemahaman saja. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki peluang besar untuk mengatasi krisis ini dengan cara mengembangkan kurikulum yang berfokus pada literasi digital dalam konteks agama dan menghidupkan kembali peran pendidik sebagai contoh yang baik di dunia digital. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya untuk mengubah kebijakan kurikulum agar menggabungkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan iman dan taqwa (IMTAQ). Selain itu, juga perlu mendorong kerjasama yang fleksibel antara guru dan orang tua dalam mengajarkan etika siber secara persuasif, demi menjaga moralitas generasi sekarang.
References
Agama, I., Negeri, I., Raya, P., Tengah, K., Obos, J. G., Raya, J., Raya, K. P., & Tengah, K. (2025). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Video Institut Agama Islam Negeri Palangkaraya , Indonesia Guru Bantu untuk Mendesain Materi Pembelajaran ( Gide , 2018 ). gambar Contoh-contoh. Kampus Akademik Publishing: Jurnal Sains Student Research, 3(1), 366–373.
Ali, M., Pradana, Y., Wahono, S. S., & Machfudi, M. I. (2025). The Exemplary Behavior Of Religious Education Teachers?: A Study of Spiritual Role Models and Moral Crisis in The Technological Era Keteladanan Guru Pendidikan Agama?: Kajian Role Model Spiritual dan Krisis Moral di Er. JKIP: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 6(4), 1901–1909. https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1834/1159
Arrasyid, I. A., Hikmah, A. N., Dalimunthe, R. M., Islam, P. A., Raya, P., Tengah, K., Artikel, R., Sites, G., & Belajar, S. (2025). Jurnal Madinasika. 6(2), 184–195.
Islam, J. P. (2025). An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 5 No. 1 (2025): Mei-Agustus. 5(1), 167–174.
Ismael, F., & Supratman. (2023). Strategi Pendidikan Islam di Era Digital dan Tantangan. Journal Of Social Science Research, 3(3), 4526–4533.
Jauharotul Ulum. (2025). Pengembangan Media Berbasis Permainan Quizizz Untuk. Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam, 3 (1), 504–513.
Khasanah, M. (2024). Tantangan Penerapan Teknologi Digital dalam Pendidikan Islam: Memanfaatkan Inovasi untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran. Leader: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 282–289. https://doi.org/10.32939/ljmpi.v2i2.4240
Naylatul Fadhilah, Aini Yusra Usriadi, & Gusmaneli Gusmaneli. (2025). Peran Pendidikan Islam sebagai Solusi Krisis Moral Generasi Z di Era Globalisasi Digital. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 3(3), 230–237. https://doi.org/10.61132/jmpai.v3i3.1119
Neng, N. N. (2023). Konsep Peserta Didik Dalam Alquran dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam Era Digital. Edu-Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan, 7(1). https://doi.org/10.47006/er.v7i1.13386
Purwanti, A., Hujjatusnaini*, N., Septiana, N., Amin, A. M., & Jasiah, J. (2022). Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa melalui Model Blended-Project Based Learning Terintegrasi Keterampilan Abad 21 Berdasarkan Students Skill Level. Jurnal IPA & Pembelajaran IPA, 6(3), 235–245. https://doi.org/10.24815/jipi.v6i3.25705
Putra, B. A., Ramadhani, T., & Aprilian, R. (2025). Pendidikan Islam dan Tantangan Era Digital Membangun Generasi yang Berpengetahuan dan Berakhlak. 9, 333822–333831.
Rahmah, Z., Jasiah, J., & Liadi, F. (2023). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Blended Learning pada Mata Kuliah Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Agama Islam. Islamika, 5(2), 785–808. https://doi.org/10.36088/islamika.v5i2.3086
Wahid, L. A., & Hamami, T. (2021). Tantangan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam dan Strategi Pengembangannya dalam Menghadapi Tuntutan Kompetensi Masa Depan. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 23–36. https://doi.org/10.18860/jpai.v8i1.15222
Yusuf, N. R. P., Jihan Nadia, Musi, M. A., Hasmawaty, & Fitriani Dzulfadhilah. (2025). Kolaborasi Guru dan Orang Tua: Strategi Komunikasi Efektif di Tengah Tantangan Era Digital. Jurnal Kemitraan Responsif Untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 147–154. https://doi.org/10.61220/kreativa.v2i2.20256
Zaidan Naufal Raseuki, J. (2025). Pengembangan Media Interaktif Berbasis Akhlak Mahasiswa Universitas Islam Negeri. Jurnal Media Akademik (Jma), 3(12), 2–3.
Zulmi, R., Noza, A. P., Wandira, R. A., & Gusmaneli, G. (2024). Pendidikan Islam Berbasis Digitalisasi Universitas Islam. JMPAI: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 192–205. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i2.181
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Nanda Nanda, Jasiah Jasiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
