Nilai-Nilai Moral dalam Cerita Rakyat "Si Kabayan" sebagai Bahan Ajar Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i3.12497Keywords:
Moral, pendidikan karakter, Si KabayanAbstract
Cerita rakyat merupakan bentuk karya sastra yang menyimpan berbagai nilai etika dan dapat digunakan sebagai sarana untuk pendidikan karakter. Salah satu contoh cerita rakyat yang mengajarkan nilai-nilai moral merupakan kisah Si Kabayan yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Sunda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai moral yang terdapat dalam kisah Si Kabayan serta hubungannya dengan materi pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari pencarian artikel jurnal ilmiah dan sumber-sumber tertulis lainnya yang relevan melalui Google Scholar, portal Sinta, dan situs jurnal perguruan tinggi. Analisis dilakukan dengan mengelompokkan artikel berdasarkan tema, yaitu nilai moral dalam cerita rakyat Si Kabayan, penerapan nilai moral dalam pendidikan karakter, dan pendidikan karakter dalam bahan ajar. Hasil kajian pustaka menunjukkan bahwa Si Kabayan memuat nilai-nilai moral seperti tanggung jawab, kemandirian, kebijaksanaan, kepedulian, kesabaran, kesopanan, serta nilai-nilai agama. Implikasi praktis dari penelitian ini ialah guru sekolah dasar bisa memanfaatkan cerita rakyat ini sebagai sarana edukasi yang menarik dan relevan untuk secara alami menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa. Selain itu, dari segi teori, studi ini berperan dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam fondasi pembentukan karakter, sehingga memperkuat identitas budaya suatu bangsa di tengah pengaruh globalisasi.
References
Almerico, G. M. (2014). Building Character Through Literacy with Children's Literature. Research in Higher Education Journal, 26, 1–13.
Apda, A. N. (2021). Penerapan Student-Centered Learning pada Materi Fisika dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik Pada Jenjang SMP. Jurnal Basicedu, 5(5), 524–532. https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/971
Ariyani, O. W., & Prasetyo, T. (2021). Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1149–1160. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.892
Arthur, J. (2003). Education with Character: The Moral Economy of Schooling. RoutledgeFalmer.
Astawan, I. N. (2022). Pembelajaran Sastra di SMA sebagai Media Penanaman Nilai Moral. Widyadari, 23(1), 1–12. https://doi.org/10.5281/zenodo.6390816
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What Works in Character Education: A Research-Driven Guide for Educators. Character Education Partnership.
Citra, Y. (2021). Pelaksanaan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran. E-JUPEKHU (Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus), 1(1), 237–249. http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu/article/view/795
Fadilah. (2021). Pendidikan Karakter. Bandung: CV Pustaka Setia.
Hatima, Y., Ummah, I., & Saputra, E. E. (2025). Integrasi Nilai Kearifan Lokal Budaya Sunda dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Pendekatan Sastra di Sekolah Dasar. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 5(1), 484–492. https://doi.org/10.54297/seduj.v5i1.1218
Hayya, D. A. F., & Setiawaty, R. (2023). Kontribusi Nilai Personal dan Nilai Pendidikan dalam Buku Cerita Si Kabayan bagi Siswa Sekolah Dasar. Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 1(2), 149–159. https://doi.org/10.30762/narasi.v1i2.1565
amaludin, M. (2020). Kajian Sosiologi Sastra terhadap Nilai Pendidikan Karakter dalam Konteks Budaya Tokoh dan Penokohan Dalam Kumpulan Cerpen si Kabayan Manusia Lucu Karya Achdiat K. Mihardja sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia pada tingkat SMP. Wistara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 3(2), 178–185.
Kemendikbudristek. (2022). Dimensi, Elemen, dan Suplemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kohlberg, L. (1984). Essays on Moral Development: Vol. 2. The Psychology of Moral Development. Harper & Row.
Kusumawati, F., Kusumaningtyas, L. E., & Sarafuddin. (2024). Analisis Karakter Kemandirian Belajar Peserta Didik Kelas IV melalui Penerapan Model Pembelajaran Resource Based Learning (rbl) di Sd Negeri Teguhan Sragen Tahun Pelajaran 2022/2023. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 40060–40066.
Latifah, S. I., dkk. (2022). Analisis Moralitas Tokoh pada Kumpulan Cerita Rakyat si Kabayan sebagai Alternatif Bahan Ajar Menyampaikan Pesan dalam Buku Fiksi di SMA. Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(1).
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How our Schools can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.
Maryani, S., & Murti, S. (2013). Analisis Nilai Moral Novel Bulan Jingga dalam Kepala Seorang Wanita. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699
Narvaez, D. (2018). Moral Development and Moral Education. in M. Slote & L. Zhou (Eds.), The Routledge Handbook Of Virtue Epistemology (pp. 1–15). Routledge.
Nikolajeva, M. (2014). Reading for Learning: Cognitive Approaches to Children's Literature. John Benjamins Publishing Company
Nucci, L. P., & Narvaez, D. (Eds.). (2008). Handbook of Moral and Character Education. Routledge
Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Gadjah Mada University Pres
Prastiwi, K., & Sudigdo, A. (2022). Analisis Nilai Pendidikan Karakter pada Buku Dongeng dan Cerita Rakyat untuk Siswa Sekolah Dasar. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 8(2), 1398–1401. https://doi.org/10.30738/trihayu.v8i2.11825
Ridwan, I. M. (2021). Si Kabayan dalam Kehidupan Masyarakat Sunda (Menilik Nilai Religiusitas dalam Cerita Si Kabayan). Jurnal Wacadesain, 2(2), 69–79. http://ejurnal.ars.ac.id/index.php/wacadesain/article/view/637
Sholichah, A. S. (2018). Teori-Teori Pendidikan dalam Al-Qur'an. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 23–46. https://doi.org/10.30868/ei.v7i01.209
Susilowati, A. R., Setiyadi, A. B., & Haenilah, E. Y. (2022). Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6 (2), 3174–3185. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2562
Swadnyana, I. B. Y., Jayanthi, M. W., Yanti, N. P. D. P., & Setiari, N. K. G. (2026). Analisis Nilai Pendidikan Karakter Satua Bali I Lacur dalam Pembentukan Budi Pekerti Siswa SD. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 12 (2), 265–277. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.13237
UNESCO. (2021). Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract for Education. Unesco Publishing.
Zipes, J. (2012). The Irresistible Fairy Tale: The Cultural and Social History of A Genre. Princeton University Press.
Zurviana, E., Permadi, T., & Yulianeta. (2025). Tradisi Botram dalam Dongeng Kabayan: Struktur dan Nilai Budaya sebagai Materi Ajar Interkultural BIPA. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 14(2), 256–269. https://doi.org/10.26499/jentera.v14i2.8431
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Eva Nurhasanah, Fatimah Az Zahra, Hikmaula Megafika, Encep Kusumah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
