Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5–6 Tahun melalui Kegiatan Tari Jaipong di Kelompok Bermain

Authors

  • Eldi Satriandi Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Taopik Rahman Universitas Pendidikan Indonesia , Indonesia
  • Lutfi Nur Universitas Pendidikan Indonesia , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i4.12629

Keywords:

motorik kasar, anak usia dini, tari jaipong, penelitian tindakan kelas, budaya lokal

Abstract

Kemampuan motorik kasar merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting bagi anak usia dini karena berperan dalam menunjang perkembangan fisik, sosial, emosional, dan kognitif anak. Berdasarkan hasil observasi awal di Kober Al-Mubarok Kota Tasikmalaya ditemukan bahwa kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui kegiatan Tari Jaipong. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Tari Jaipong memberikan peningkatan terhadap kemampuan motorik kasar anak secara bertahap. Peningkatan tersebut terlihat pada aspek koordinasi, keseimbangan, kelincahan, kelenturan, kekuatan, dan kesadaran ruang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Tari Jaipong dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pembelajaran berbasis budaya lokal yang mendukung perkembangan motorik kasar anak usia dini. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa guru PAUD dapat mengintegrasikan aktivitas seni budaya, khususnya tari tradisional, sebagai strategi pembelajaran menyenangkan dan mendukung perkembangan anak secara holistik. Selain itu, penelitian ini memperkuat pentingnya pemanfaatan budaya lokal sebagai sumber belajar dalam pengembangan kajian dan praktik pembelajaran PAUD.

References

Apriliya, & Katoningsih, S. (2021). The Development of Learning the Arts of Dance to The Ability Early Childhood Gross Motor Development. Early Childhood Research Journal, 04(2), 1–8.

Djibran, F. S., & Pamungkas, J. (2023). Pembelajaran Tari Tradisional untuk Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi:Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 876–886. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.4167

Faisollah, Putra, W. A., & Chandra, R. D. A. (2026). Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Berbasis Kearifan Lokal Tari Gandrung terhadap Kemampuan Motorik Kasar pada Anak Usia 5-6 Tahun TK Alifia Tahun Akademik 2025-2026. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 430–437.

Fong, A., Leslie, Y., Rachel, L. N., Claire, E. W., Kathryn, E. H., Helen, D., Fay, L., Gene, L., & Cliffton, M. (2024). The Effectiveness of Dance Interventions on Psychological and Cognitive Health Outcomes Compared with Other Forms of Physical Activity?: A Systematic Review with Meta ? analysis. Sports Medicine, 54(5), 1179–1205. https://doi.org/10.1007/s40279-023-01990-2

Haida, G., Samsidar, S., & Daulay, F. (2023). Tarian Kreasi sebagai Sarana Efektif Pengembangan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi:Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7277–7287. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5731

Kadek, N., Damayanti, A., Asril, N. M., Gede, D., & Wirabrata, F. (2023). Kegiatan Seni Tari Kreasi Terhadap Kepercayaan Diri Anak Kelompok Usia 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 11(1), 140–147.

Kapodistria, L., & Chatzopoulos, D. (2022). A Greek Traditional Dance Program for Improving Balance of Young Children. Research in Dance Education, 23(2), 360–372. https://doi.org/10.1080/14647893.2021.1980525

Kartini. (2023). Peningkatan Prestasi Belajar Siswa dengan Menerapkan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Pembelajaran IPS Materi Pasar Bebas di Kelas IX-5 Semester 2 SMPN 4 Bolo Tahun. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 3(1), 99–109.

Khotimah, A. K., & Ary, D. (2023). Pengaruh Pembelajaran Tari Tani terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Obsesi:Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4326–4335. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5129

Kurniawati, D. (2026). Strategi Guru PAUD dalam Mengembangkan Kemampuan Fisik Motorik Anak Usia Dini Di Kotabumi Lampung Utara. JISEI: Journal of Islamic Studies and Educational Innovation, 2(1), 576–583.

Lesinski, M., Herz, M., Schmelcher, A., & Granacher, U. (2020). Effects of Resistance Training on Physical Fitness in Healthy Children and Adolescents?: An Umbrella Review. Sports Medicine, 50(11), 1901–1928. https://doi.org/10.1007/s40279-020-01327-3

Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) dalam Permendikbud No. 137 Tahun 2014, (2014).

Poon, E. T., Iu, J. C., Franklin, B. A., Phillips, S. M., Lubans, D. R., Schoenfeld, B. J., Smith, J. J., Kennedy, S. G., & Alexios, P. W. (2026). Impact of Resistance Training on Body Composition , Physical Fitness , and Cardiometabolic Health in Children and Adolescents With Overweight / Obesity?: An Umbrella Review With Meta- ­ Analyses. Obesity Reviews, 1(1), 1–23. https://doi.org/10.1111/obr.70171

Rahayu, A., & Maulidiyah, E. C. (2025). The Effect of Dongklak Dance on the Gross Motor Skills of Children Aged 5 – 6 Years. Ceria (Cerdas Energi Responsif Inovatif Adaptif), 14(3), 538–554.

Ramadhani, D. A., Zein, A., Sabila, K., & Lubis, H. Z. (2024). Implementasi Seni tari dalam Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini di TK Al-Kausar Medan. PrimEarly, 7(1), 183–192.

Rohayani, H., Agustin, A. R., & Budiman, A. (2021). Pembelajaran Tari Jaipong pada Anak Usia 7 - 9 Tahun. Journal of Dance Education Studies, 1(2), 21–30.

Safitri, S., & Izzati. (2021). Pelaksanaan Pengembangan Motorik Kasar di Taman Kanak-Kanak Harapan Pangian Lintau Buo. Indonesian Journal of Early Childhood, 3(2), 142–151. https://doi.org/10.35473/ijec.v3i2.985

Schmidt, R. A., & Lee, T. D. (2020). Motor Learning and Performance: from Principles to Application.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi Ke-2). Bandung?: Alfabeta.

Triska, R. N., Zahro, I. F., & Westhisi, S. M. (2024). Tari Jaipong?: Implementasi Tari dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Ceria (Cerdas Energi Responsif Inovatif Adaptif), 7(2), 135–144.

Tuominen, P. P. A., & Raitanen, J. (2020). The Test – Retest Repeatability of a Rhythm Coordination Test Procedure in 4- to 6-Year-Old Children?: A Pilot Study. Society for Education, Music, and Psychology Research, 3, 1–6. https://doi.org/10.1177/2059204320962281

Yang, Y., Mao, X., Li, W., Wang, B., & Fan, L. (2025). A Meta-Analysis of The Effect of Physical Activity Programs on Fundamental Movement Skills in 3 – 7-year-old children. Frontiers in Psychology, 1(January), 1–16. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1489141

Published

2026-08-10

How to Cite

Satriandi, E., Rahman , T., & Nur, L. (2026). Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5–6 Tahun melalui Kegiatan Tari Jaipong di Kelompok Bermain. Jurnal Basicedu, 10(4), 1778–1788. https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i4.12629

Issue

Section

Articles

Citation Check