Implementasi POAC Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran SMP
DOI:
https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i5.13018Keywords:
POAC, kepala sekolah, mutu pembelajaran, SMP, manajemen pendidikanAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi fungsi POAC oleh kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP. Penelitian dilatarbelakangi masih rendahnya mutu pembelajaran yang dipengaruhi lemahnya fungsi manajerial kepala sekolah. Fokus penelitian ini adalah 4 dimensi POAC: Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling dalam konteks manajemen pendidikan sekolah menengah pertama. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, dan 6 guru di SMP Negeri 1 Jakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Planning : kepala sekolah menyusun program pembelajaran berbasis analisis kebutuhan; 2) Organizing : pembagian tugas guru dan MGMP berjalan efektif; 3) Actuating : kepala sekolah melakukan supervisi akademik dan pembinaan; 4) Controlling : evaluasi pembelajaran dilakukan tiap semester. Implementasi keempat fungsi tersebut berkontribusi pada peningkatan disiplin guru, penggunaan RPP, dan hasil belajar siswa. Simpulan, implementasi POAC oleh kepala sekolah terbukti efektif meningkatkan mutu pembelajaran di SMP.
References
Alayda, Nilmayati, Rizki Ananda, Afriza Rahma Sari, Putri Hana Pebriana, and others. 2026. “Analisis Tantangan yang Dihadapi Guru dalam Membangun Pola Komunikasi Efektif Pada Pembelajaran Matematika di UPT Sdn 004 Salo.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 11(01): 32–42.
Amalia, R, and S Yuliani. 2023. “Efektivitas Kemitraan Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini.” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 17(2): 112–28. doi:10.21009/JPAUD.172.02.
Ananda, Rizki, Paramitha Andini, Anjli Rahmadani, Ajeng Dwi Meilani, and others. 2025. “Tantangan Pendidikan Dasar Di Masa Depan: Integrasi Teknologi, Kurikulum Adaptif, dan Peran Guru dalam Era Global.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10(02): 570–81.
Ananda, Rizki, Azzahra Fadilla, Felisa Azwira, and Harizatunnisha Harizatunnisha. 2026. “Pengaruh Penggunaan Modul HOTS terhadap Hasil Belajar IPS.” Consilium: Education and Counseling Journal 6(2): 665–73.
Ananda, Rizki, Lusi Gita Karlina, Dita Amanda, and Nurul Syafira. 2025. “Tantangan Pendidikan Sekolah Dasar Masa Depan.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10(02): 580–90.
Ananda, Rizki, Alfira Huriyah Putri, Nofita Safitri, Yona Refinta, and Ega Assidiqie. 2025. “Studi Penerapan Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Permasalahannya.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10(02): 385–95.
Cahyani, I, and T Musfiroh. 2022. “Peran Kompetensi Guru PAUD dalam Mendeteksi Dini Keterlambatan Bicara Anak.” Jurnal Pendidikan Usia Dini 16(1): 45–60. doi:10.21009/JPUD.161.04.
Creswell, J W. 2022. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 6th ed. Sage Publications.
“Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.” 2025.
Fatricia, Amanda Nala, Syahdilla Febriani, and Rizki Ananda. 2025. “Kebijakan dan Permasalahan Akses Pendidikan Dasar.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10(2): 551–61.
Hidayati, N, and Y N Sujiono. 2023. “Strategi Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Anak Usia Prasekolah.” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha 11(3): 301–12. doi:10.23887/paud.v11i3.65432.
Kemdikbudristek. 2023. “Berita Negara.” (226).
Nurzanna, Umi, Akmal Rais Firousi, Putriyani Damanik, and Rizki Ananda. 2025. “Permasalahan Putus Sekolah Pendidikan Dasar.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10(2): 697–704.
Pratama, A, R Wijaya, and D Lestari. 2023. “Penguatan Karakter Tanggung Jawab Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SD.” Jurnal Pendidikan Dasar 14(1): 45–59. doi:10.21009/JPD.141.04.
Putri, Nabila, Dewi Anggraini, Naila Tuljannah, and Rizki Ananda. 2026. “Studi Kesiapan Calon Guru SD dalam Menerapkan HOTS.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 11(02): 285–94.
Rahayu, T, and N Fitriani. 2023. “Kompetensi Pedagogik Guru PAUD dalam Menangani Anak Berkebutuhan Khusus.” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 7(4): 4125–36. doi:10.31004/obsesi.v7i4.3456.
Santoso, B, and D Widyastuti. 2022. “Peran Komunikasi Dua Arah Guru dan Orang Tua terhadap Perkembangan Anak.” Jurnal Pendidikan Anak 11(2): 134–48. doi:10.17509/jpa.v11i2.45678.
Wijaya, F, and A Suryani. 2022. “Pembentukan Karakter Disiplin Siswa melalui Pembiasaan di Sekolah Dasar.” Jurnal Pendidikan Karakter 13(2): 112–25. doi:10.21831/jpk.v13i2.45678.
Zalianti, Nelsya Putri, Cahya Putriani, Dyan Elsa Putri, Rizki Ananda, and others. 2024. “Analisis Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 9(3): 1725–35.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Indah Wulandari, Abdul Hamid Arribathi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
