Analis TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) Guru Sekolah Dasar dalam Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 di Surakarta

Dila Putri Maharani, Hengki Hermawan, Desi Tri Wulandari, Nadia Yuli Ismawarti, Galuh Kancanadana, Ika Candra Sayekti

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1501

Article Metrics

Abstract Views : 568 times
PDF Downloaded : 372 times

Abstract


Pendidikan merupakan suatu yang harus didapatkan oleh setiap orang. Dalam pendidikan di sekolah terdapat tiga aspek penting yakni pemberi pengetahuan (guru), penerima (sisiwa) dan pengetahuan itu sendiri. Adanya pandemi Covid 19 menyebabkan pendidikan harus berubah dengan pemberlakuan pembelajaran daring. Sehingga kemampuan seorang tenaga pendidikan dalam mengajar harus dikembangkan. Maka dari itu penelitian ini meneliti tentang kemampuan guru dalam menerapkan kemampuan TPACK nya atau kemampuan yang berkaitan dengan teknologi, pedagogi, konten. Penelitian ini dilaksanakan di Surakarta, subjek yang digunakan dalam penelitian ini ialah guru sekolah dasar di Surakarta yang terdiri dari 5 kecamatan yakni Laweyan, Serengan, Pasar Kliwon, Banjarsari dan Jebres. Setiap kecamatan peneliti mengambil dua sekolahan yakni sekolahan swasta dan negeri. Disetiap sekolah kami mengambil subjek dua guru terdiri dari satu guru kelas atas dan satu guru kelas bawah yang diambil secara acak. Sehingga dalam satu kecamatan ada empat guru dan dalam satu kabupaten terdapat duapuluh guru. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah semua guru disurakarta menggunakan media whatsap dalam pembelajaran, zoom dan google meet digunakan dalam evaluasi materi. TK, PK, CK, PCK, TPK, TCK dan TPACK Sudah terdapat dalam pengajaran guru di Surakarta. Mereka menggunakan teknologi atau aplikasi WA yang banyak digunakan oleh siswa dan orangtua. Penggunaan video pembelajaran dan zoom meeting dan web meeting satu bulan sekali juga digunakan dalam evaluasi pembelajaran. Hambatan yang dialami oleh responden seperti keluhan kuota internet cepat habis, memori gawai yang cepat penuh, menentukan jadwal tatap muka daring, adapun yang tidak memiliki gawai. Solusi untuk mengatasinya yakni melakukan tatap muka yang singkat, menghapus file-file yang sudah tidak digunakan, membuat video pembelajaran yang tidak terlalu panjang dan dengan kualitas yang rendah namun masih bisa dilihat dan didengar siswa


Keywords


Teacher, TPACK, Covid-19

Full Text:

PDF

References


Abidah, A., Hidaayatullaah, H. N., Simamora, R. M., Fehabutar, D., & Mutakinati, L. (2020). The Impact of Covid-19 to Indonesian Education and Its Relation to the Philosophy of “Merdeka Belajar.” Studies in Philosophy of Science and Education, 1(1), 38–49. https://doi.org/10.46627/sipose.v1i1.9

Amalia, T. F., & Sayekti, I. C. (2016). Pengembangan Pendidikan Di SD Islam Internasional Al-Abidin Surakarta Dalam Menghadapi (Masyarakat Ekonomi ASEAN) MEA. Profesi Pendidikan Dasar, 3(1).

Bana, M. F. (n.d.). Satu Bulan Belajar Online, 72,8 % Siswa Mengeluh Penumpukan Tugas.

Cox, S., & Graham, C. R. (2009). Diagram TOACK in Practice: Using an Elaborated Model of the TPACK Framework to Analyze and Depict Teacher Knowledge. TechTrends, 5(5).

Furchan, A. (2004). Pengantar Penelitian dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Herliandry, L. D., Nurhasanah, N., Suban, M. E., & Kuswanto, H. (2020). Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19. JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan, 22(1), 65–70. https://doi.org/10.21009/jtp.v22i1.15286

Hernacki, B. D. & M. (2015). Quantum Learning (2 ed.). Bandung: Dell Publising.

Hidayati, N., Setyosari, P., & Soepriyanto, Y. (2018). Kompetensi Technogical Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Guru Soshum Setingkat SMA. JKTP, 1(4).

Huang, C., Wang, Y., Li, X., Ren, L., Zhao, J., & Hu, Y. (2020). Clinical Features of Patients Infected with 2019 Novel Coronavirus in Wuhan, China. Lancet, 395(10223), 497–506.

Jaya, I. M. L. M. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta: QUADRANT.

Karwati, E., & Priansa, D. J. (2014a). Manajemen Kelas (Classroom Management) Guru Profesional yang Inspiratif, Kreatif, Menyenangkan dan Berprestasi. Bandung: Alfabeta.

Karwati, E., & Priansa, D. J. (2014b). MANAJEMEN KELAS (Classroom Management) Guru Profesional yang Inspiratif, Kreatif, Menyenangkan dan Berprestasi. Bandung: ALFABETA, cv.

Koehler, M. J., & Mishra, P. (2009). Koehler, M. J., & Mishra, P. Michigan State University, 9(1), 60–70.

Koehler, M. J., & Mishra, P. (2009). What is Teachnological Pedagogical Content Knowledge? Contemporary Issues in Technology and Teacher Education, 9(1).

Mar’ah, N. K., Rusilowati, A., & Sumami, W. (2020). Perubahan Proses Pembelajaran Daring Pada Siswa Sekolah Dasar di Tengah Pandemi Covid-19. In Seminar Nasional Pascasarjana 2020. Semarang.

Moleong, L. J. (2012). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rosyid, A. (n.d.). Technological Pedagogical Content Knowledge: Sebuah Kerangka Pengetahuan Bagi Guru Indonesia Di Era MEA. FKIP UNS Journal.

Setyosari, P. (2014). Menciptakan Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran, 1(1).

Sugiyono, P. D. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif,dan R&D. Alfabeta, cv.

Sutama. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. Kartasura: CV.Jasmine.

Tania, A. Y. (2020). Analisis Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19 Di Sekolah Dasar Surakarta. Jenius: Jurnal of Education Policy and Elementary Education Issues, 1(2), 1–8.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Dila Putri Maharani, Hengki Hermawan, Desi Tri Wulandari, Nadia Yuli Ismawarti, Galuh Kancanadana, Ika Candra Sayekti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.