Revitalisasi Pendidikan Islam: Tinjauan Pemikiran Hasan Al Banna

Ahmad Hufron, Muhammad Azka Maulana

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.1898

Article Metrics

Abstract Views : 113 times
PDF Downloaded : 33 times

Abstract


Hasan al Banna merupakan salah seorang tokoh al Banna sebagai Pembaharu Islam Abad ke-20. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan pemikiran Hasan al Banna sebagai salah satu tokoh penting dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode library research yang bertujuan untuk mendeskriptif keterkaitan pendidikan islam dengan paradigma pendidikan saat ini, sehingga penelitian ini diharapakan mampu menggali khazanah keilmuan tentang pokok-pokok pemikiran Hasan al Banna. Hasil diskursus menjelaskan bahwa Hasan al Banna memandang bahwa pengembangan akal merupakan kebutuhan pokok bagi setiap muslim yang bisa menunjang keberhasilan dan kesuksesan keyakinan. Dengan pengetahuan dan pengembangan potensi akalnya, manusia akan menjadi paham atas sesuatu yang diyakini dan Islam tidak tidak membenarkan penganutnya menjadi muqallid. Oleh sebab ini, Hasan al Banna menempatkan pembentukan akal sebagai prinsip utama pendidikan dengan didasarkan pada pemahaman al Qur’an yang menermpatkan akal atau ilmu lebih dahulu daripada iman dan taat. Dapat disimpulkan bahwa pemikiran Hasan al Banna dalam dunia pendidikan Islam memberikan konsep pendidikan insan kamil yang merujuk manusia paripurna sebagai khalifah di Dunia.

Keywords


Hasan al Banna, revitalisasi, pendidikan islam

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman al Nahlawi. (1989). Prinsip-Prinsip dan Metode Pendidikan Islam.

Ahmad Isya Asyur. (2000). Hadits Tsulatsa, terjemahan Salafuddin. Era Intermedia.

Anwar al Jundi. (1978). Hasan al Banna al Da’iyah al Imam wa al Mujaddid al Syahir.

Arikunto. (2016). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Banna, H. al. (n.d.). Majmua’t Rosail al Imam al Syahid Hasan al Banna.

Elida Prayitno. (1990). Rekonstruksi Mata Kuliah Dasar Kependidikan.

Faiz, A. (2021). Peran Filsafat Progresivisme dalam Mengembangkan Kemampuan Calon Pendidik di Abad-21. Jurnal Education and Development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, 9(1), 131–135.

Faiz, A., & Kurniawaty, I. (2020). Konsep Merdeka Belajar Pendidikan Indonesia Dalam Perspektif Filsafat Progresivisme. Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran. https://doi.org/https://doi.org/10.35457/konstruk.v12i2.973

Hadisupeno. (1999). Pendidikan Dalam Belenggu Kekuasaan.

Hasan al Banna. (1987). Konsep Pembaharuan Masyarakat Islam, Terjemahan Su’adi Su’ud. Media Dakwah.

Ismail al Khailan. (1992). Sekularisme; Upaya Memisahkan Agama dan Negara, terjemahan, K athur Suhardi. Pustaka Al Kautsar.

Jam’ah Amin Abdul Aziz Fahmi. (1993). al Islam fi Zilal al Isyim Li al Imam Hasan al Banna.

Mahmud, A. A. H. (2000). Pendidikan Ruhani, terjemahan. Abdul Hayyi al Kattani.

Malik Fadjar. (1998). Visi Pembaruan Pendidikan Islam.

Mansur Fakih. (2001). Komodifikasi Pendidikan Sebagai Ancaman Kemanusiaan dalam “pengantar” Buku Francis Wahono Kapitalisme Pendidikan : Antara Kompetisi dan Keadilan cet.(II).

Muhammad Abu al Fath al Bayumi. (n.d.). al Madkhal Ila ‘Ilmi al Da’wah. Muassasah al Risalah.

Mustafa Malaikat. (2001). Manhaj Da’wah Yusuf al Qardhawi, terjemahan Syamsul Rahman. Pustaka Al Kautsar.

Purwati, Sauri, & Faiz, A. (2021). Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Analisis Istilah Kampus Ilmiah , Religius , dan Edukatif dalam Tinjauan Teori Realms Of Meaning Karya Phenix. 3(4), 1724–1733.

Ramayulis dan Samsul Nizar. (2005). Ensiklopedi Tokoh Pendidikan Islam; Mengenal Tokoh Pendidikan Islam di Dunia dan Indonesia.

Sauri, S. (2017). Nilai Kearifan Pesantren. Rizqi Press.

Yusuf al Qardhawi. (1980). Pendidikan Islam dan Madrasah Hasan al Banna, terj. Bustami Gani.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Ahmad Hufron, Muhammad Azka Maulana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.