Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Sikap Ilmiah Rasa Ingin Tahu Peserta Didik Sekolah Dasar pada Pembelajaran IPA

Fransiska Faberta Kencana Sari, Stefanus Maranta Lahade

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.1973

Article Metrics

Abstract Views : 27 times
PDF Downloaded : 4 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Inkuiri terhadap sikap ilmiah rasa ingin tahu peserta didik kelas V pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V di SD N Wiru 01. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi. Anaisis data dilakukan dengan teknik uji regresi linier yang mencakup uji t dan pengukuran koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan 1) Nilai t hitung 2,814 > nilai t tabel 2,160, maknanya terdapat pengaruh model pembelajaran Inkuiri teradap sikap ilmiah rasa ingin tahu peserta didik kelas V pada pembelajaran IPA; 2) Nilai R Square sebesar 0,616, dengan arti bahwa pengaruh variabel model pembelajaran Inkuiri terhadap variabel sikap ilmiah rasa ingin tahu peserta didik kelas V pada pembelajaran IPA adalah 61,6%. Simpulannya melalui uji t menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran Inkuiri terhadap sikap ilmiah rasa ingin tahu peserta didik kelas V pada pembelajaran IPA dengan pengaruh sebesar 61,6% yang ditunjukkan melaui hasil pengukuran koefisien determinasi.


Keywords


Model Pembelajaran, Inkuiri, Sikap Ilmiah, Rasa Ingin Tahu, IPA SD

Full Text:

PDF

References


Baniyamin, N., & Rashid, M. M. (2016). Understanding Science Centre Engagement in Nurturing Visitor Interest and Curiosity. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 222(4), 235–243.

Birren, & K. (2017). Exploring the development of core teaching practices in the context of inquiry-based science instruction: An interpretive case study. Teaching and Teacher Education, 66(8), 74–87.

Bundu, P. (2006a). Model Keterampilan Proses dan Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran Sains SD. Jakarta: Depdiknas.

Bundu, P. (2006b). Penilaian Keterampilan Proses dan Sikap Ilmiah. Jakarta: Depdiknas.

Clark, S., Harbaugh, A. G., & Seider, S. (2019). Fostering Adolescent Curiosity through a Question Brainstorming Intervention. Journal of Adolescence, 75(4), 98–112.

Dobber, M., Zwart., Tanis, M., & V. O. (2017). Literature Review: The Role of the Teacher in Inquiry-Based Education. Educational Research Review, 22(2), 194–214.

FitzGibbon, L., Moll, H., Carboni, J., Lee, R., & Dehghani, M. (2019). Counterfactual Curiosity in Preschool Children. Journal of Experimental Child Psychology, 186(2), 146–157.

Giyarti. (2014). Peningkatan Keterampilan Proses dan HAsil Belajar IPA. Pendidikan Sains, 8(1), 24–30.

Gruber. (2014). States of curiosity modulate hippocampus-dependent learning via the dopaminergic circuit. Neuron Journal, 84(2), 486–496.

Hagtvedt, L. P., Dossinger, K., Harrison, S. H., & Huang, L. (2019). Curiosity Made the Cat More Creative: Specific Curiosity as a Driver of Creativity. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 150(3), 1–13.

Hendracipta, N. (2016). Menumbuhkan Sikap Ilmiah Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran IPA Berbasis Inkuiri. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 2(1), 109–116.

Mendikbud. (2016). Standar Proses Pendidikan Dasar Dan Menengah. In Permendikbud (Vol. 3, Issue 2).

Mussel, P. (2013). Introducing the construct curiosity for predicting job performance. Journal of Organizational Behavior, 34(4), 453–472.

Puspitasari. (2020). Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar. Pandawa, 3(2), 32–40.

Sakaki., Yagi, A., & M. (2018). Curiosity in old age: A possible key to achieving adaptive aging. Neuroscience and Biobehavioral Reviews, 88(2), 106–116.

Sari, F. F. K. (2019). Keefektifan Model Pembelajaran Inquiry dan Discovery Learning Bermuatan Karakter terhadap Keterampilan Proses Ilmiah Siswa Kelas V dalam Pembelajaran Tematik. 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.11591/ijere.v9i1.20422

Suryani, I. (2016). Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Ilmiah Pada Pembelajaran Dengan Model Latihan Penelitian Di Sekolah Dasar. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3(2), 217–227.

ULFA, S. W. (2018). Mentradisikan Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran Biologi. 1(1), 1–10.

Veloo, A., Perumal, S., & Vikneswary, R. (2013). Inquiry-Based Instruction, Students’ Attitudes & Teachers’ Support towards Science Achievement in Rural Primary Schools. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 93(3), 65–69.

Wang., Wu., & Lin, Y. (2015). Influence of implementing inquiry-based instruction on science learning motivation and interest: A perspective of comparison. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 174(11), 1292–1299.

Wheeler, L. B., Maeng, J. L., & Whitworth, B. A. (2013). Understanding and Structuring Inquiry: A Tale of Three Teachers. In NARST 2013 Annual International Conference, 26(2), 78–85.

Yudarwati. (2019). Appreciative Inquiry for Community Engagement in Indonesia Rural Communities. Public Relations Review, 45(4), 1–14.

Zetriuslita. (2016). Profil Sikap Ilmiah Rasa Ingin Tahu (Curiosity) Matematis Siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(1), 41–46.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Fransiska Faberta Kencana Sari, Stefanus Maranta Lahade

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.