Analisis Kurikulum Merdeka pada Daerah 3T di Era Revolusi 4.0

Amalia Dwi Pertiwi, Puji Ayu Handayani, Deti Rostika

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3245

Article Metrics

Abstract Views : 1518 times
PDF Downloaded : 808 times

Abstract


Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui serta mem ahami pelaksanaan pada proses penerapan kurikulum merdeka di daerah 3T. Dengan adanya kurikulum baru sebagai penyempurna pada kurikulum sebelumnya di harapkan dapat memperbaiki kerumpangan yang terjadi pada dunia pendidikan saat ini, termasuk pada daerah 3T. Pada penelitian yang dilakukan kali ini, peneliti menentukan untuk menggunakan metode kuanlitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti mengambil objek penelitian berupa fenomena yang banyak menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai topik yang dibahas, peneliti melakukan kajian secara studi kasus dan literatur dengan menafsirkan pengetahuan dari berbagai perspektif peneliti. Merdeka belajar perlu memperhatikan aspek keadilan serta mutu pendidikan. Keadilan pendidikan memberikan kemungkinan yang sama untuk setiap peserta didik yang berasal dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dan wilayah untuk memperoleh akses yang sama dan merata.)


Keywords


Kurikulum Merdeka; Daerah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal); Revolusi Industri 4.0

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, Rulam, and K. R. Rose. 2014. “Metodologi Penelitian Kualitatif.”

De Bono, Edward. 2015. Serious Creativity: How to Be Creative under Pressure and Turn Ideas into Action. Random House.

Cholily, Yus Mochamad, Windy Tunas Putri, and Putri Ayu Kusgiarohmah. 2019. “Pembelajaran Di Era Revolusi Industri 4.0.” in Seminar & Conference Proceedings of UMT.

Cynthia, Rika Aristi. 2009. “Faktor-Faktor Penyebab Siswa Lulusan Sekolah Dasar Tidak Melanjutkan Sekolah Jenjang Sekolah Menengah Pertama Di Kota Tanggerang Selatan.”

Fadli, Muhammad Rijal. 2021. “Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif.” Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum 21(1):33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Gunawan, Imam. 2013. “Metode Penelitian Kualitatif.” Jakarta: Bumi Aksara 143:32–49.

Izza, Aini Zulfa, Mufti Falah, and Siska Susilawati. 2020. “Studi Literatur: Problematika Evaluasi Pembelajaran Dalam Mencapai Tujuan Pendidikan Di Era Merdeka Belajar.” Konferensi Ilmiah Pendidikan 1(1):10–15. https://doi.org/10.51878/manajerial.v1i1.230

Juniantari, IGAS, and Gusti Ayu Sri. 2017. “Pentingnya Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Pencapaian Hasil Belajar Siswa.” Jurnal Ilmu Pendidikan 1:1–12.

Kasali, Rhenald. 2018. The Great Shifting. Gramedia Pustaka Utama.

Kemendikbud. 2017. “Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar Dan Menengah.” Jakarta: Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Kemendikbud RI.

Kemendikbud. 2020. “Merdeka Belajar.” 1–19.

Muhammad, Yahya. 2018. “Era Industri 4.0: Tantangan Dan Peluang Perkembangan Pendidikan Kejuruan Indonesia.”

Prasetyo, Banu, and Umi Trisyanti. 2018. “Revolusi Industri 4.0 Dan Tantangan Perubahan Sosial.” IPTEK Journal of Proceedings Series (5):22–27.

Risdianto, Eko. 2019. “Analisis Pendidikan Indonesia Di Era Revolusi Industri 4.0.” April, 0–16. Diakses Pada 22.

Rulam Ahmadi. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Cetakan 1. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media : Yogyakarta., 2014.

Sasikirana, Vania, and Yusuf Tri Herlambang. 2020. “Urgensi Merdeka Belajar Di Era Revolusi Industri 4.0 Dan Tantangan Society 5.0.” E-Tech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan 8(2).

Sasongko, Rambat Nur, and Bambang Sahono. 2016. “Desain Inovasi Manajemen Sekolah.” Jakarta: Shany Publisher.

Sherly, Sherly, Edy Dharma, and Humiras Betty Sihombing. 2021. “Merdeka Belajar: Kajian Literatur.” Pp. 183–90 in UrbanGreen Conference Proceeding Library.

Suraji, Imam. 2012. “Urgensi Kompetensi Guru.” Edukasia Islamika 10(2):70284. https://doi.org/10.30998/prokaluni.v2i0.145

Surani, Dewi. 2019. “Studi Literatur: Peran Teknolog Pendidikan Dalam Pendidikan 4.0.” Pp. 456–69 in Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP. Vol. 2.

Syafii, Ahmad. 2018. “Perluasan Dan Pemerataan Akses Kependidikan Daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).” Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam 4(2):153–71.

Tan, S. Y., D. Al-Jumeily, J. Mustafina, A. Hussain, A. Broderick, and Henry Forsyth. 2018. “Rethinking Our Education to Face the New Industry Era.” Pp. 65–66 in Proceedings of EDULEARN 18 Conference 2nd-4th July 2018. https://doi.org/10.21125/edulearn.2018.1564

Usman, A. Samad. 2014. “Meningkatan Mutu Pendidikan Melalui Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah.” JURNAL ILMIAH DIDAKTIKA: Media Ilmiah Pendidikan Dan Pengajaran 15(1):13–31. https://doi.org/10.22373/jid.v15i1.554

Wang, C., H. Liao, H. Sun, Y. Zhang, and Z. Cao. 2018. “Micro RNA‐3064‐3p Regulates the Differentiation of Cementoblasts through Targeting DKK 1.” Journal of Periodontal Research 53(5):705–13. https://doi.org/10.1111/jre.12554

Wardani, Ratna. 2018. “21st Century Educator: Menyongsong Transformasi Pendidikan 4.0.” in Slide Seminar Nasional Dinamika Informatika Senadi UPY.

Wattimena, R. A., & Herlambang, Y. T. 2018. Merancang Revolusi Pendidikan Indonesia Abad 21.

Widya Ningsih. 2020. “Merdeka Belajar Melalui Empat Pokok Kebijakan Baru Di Bidang Pendidikan / Suara Guru Online" (Dalam Bahasa Inggris).”


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Amalia Dwi Pertiwi, Puji Ayu Handayani, Deti Rostika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.