Tantangan Pengembangan Kurikulum dalam Meningkatkan Literasi Digital Serta Pembentukan Karakter Peserta Didik di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3328Keywords:
Tantangan pengembangan kurikulum, pembentukan karakter, peserta didik, literasi digital.Abstract
Tantangan pengembangan kurikulum pada era digital saat ini adalah pada pembentukan kualitas serta karakter peserta didik yang mana kedudukan mereka adalah aset penerus bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan solusi dalam pengembangan kurikulum dalam meningkatkan kecakapan literasi digital dan pembentukan karakter peserta didik di Indonesia. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian kepustakaan (library research). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa literasi digital menjadi sangat penting bagi peserta didik agar tidak terbawa dalam arus negatif globalisasi yang tidak terhindarkan dan tetap dapat mengikuti perkembangan globalisasi. Di era digital seperti sekarang ini, informasi dunia dapat diakses dengan kemudahan akses digital baik oleh guru maupun peserta didik karena hal tersebut dapat mendorong dan memfasilitasi tercapainya perwujudan pendidikan. Dengan kecakapan literasi digital di era pembelajaran saat ini, maka guru dan peserta didik tetap dapat melakukan aktivitas belajar mengajar sesuai dengan tujuan pendidikan nasional dengan tetap memperhatikan pembentukan karakter.
References
Alam, L. (2016). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Perguruan Tinggi Umum Melalui Lembaga Dakwah Kampus. Istawa: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 101. https://doi.org/10.24269/ijpi.v1i2.171
Asy’ari, A., & Hamami, T. (2020). Strategi Pengembangan Kurikulum Menghadapi Tuntutan Kompetensi Abad 21. IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 3(01), 19–34. https://doi.org/10.37542/iq.v3i01.52
Atma, A. (2019). Pengembangan Kurikulum Berbasis Pendidikan Karakter. Pendidikan Dasar, 1(1), 31–43.
Diah Rusmala Dewi. (2019). Pengembangan Kurikulum di Indonesia dalam Menghadapi Tuntutan Abad Ke-21. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 8(1), 1–22. https://doi.org/10.51226/assalam.v8i1.123
Firdausyah. (2021). Survei: 87% Anak Indonesia Main Medsos Sebelum 13 Tahun.
Ginting, R. V. B., Arindani, D., Lubis, C. M. W., & Shella, A. P. (2021). Literasi Digital Sebagai Wujud Pemberdayaan Masyarakat Di Era Globalisasi. Jurnal Pasopati, 3(2), 118–122. http://ejournal2.undip.ac.id/index.php/pasopati
Husnah. (2016). Latar Belakang Anak didik Sebagai Aset Generasi Peneruas Bangsa. Skripsi. (Makassar: Univeritas Negeri Makassar ) .
Iivari, N., Sharma, S., & Ventä-Olkkonen, L. (2020). Digital transformation of everyday life – How COVID-19 pandemic transformed the basic education of the young generation and why information management research should care? International Journal of Information Management, 55(June), 102183. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2020.102183
Listiana, Y. R. (2021). Dampak Globalisasi Terhadap Karakter Peserta Didik dan Kualitas Pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1544–1550.
Rahmat, P. S. (2016). Peran Pendidikan dalam Membentuk Generasi Berkarakter Pancasila. Jurnal Penelitian Pendidikan, 03(02), 2.
Sari, E. N., Hermayanti, A., Rachman, N. D., & Faizi, F. (2021). Peran Literasi Digital Dalam Menangkal Hoax Di Masa Pandemi (Literature Review). Madani Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 13(03), 225–241.
Sudarman, I. K. (2017). Membentuk karakter anak sebagai generasi penerus bangsa melalui pendidikan anak usia dini. Purwadita, Institiut Hindu Dharma Negeri Denpasar.
Sulaiman. (2022). Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Pengembangan Kurikulum : ( Sebagai Peran Guru Profesional ). 4(3), 3752–3760.
Sumiati, E., & Wijonarko. (2020). Manfaat Literasi Digital Bagi Masyarakat Dan Sektor Pendidikan Pada Saat Pandemi Covid-19. Buletin Perpustakaan Universitas Islam Indonesia, 3(2), 65–80.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003. (2003). Sistem Pendidikan Nasional. Presiden Republik Indonesia, 1–7.
Yunarti, Y. (2014). Pendidikan ke arah pembentukan karakter. Jurnal Tarbawiyah. 11(2), 262–278.
Inayati, I. (2019). Nilai-nilai pendidikan karakter dan motivasi dalam buku sepatu dahlan karya khrisna pabicara skripsi. Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dan Motivasi Dalam Buku Sepatu Dahlan Karya Khrisna Pabicara Skipsi.
Suriani, A. I., & Hadi, S. (2022). Kebijakan Literasi Digital Bagi Pengembangan Karakter Peserta Didik. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 07(01), 54–64.
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
