Pengaruh Expressive Writing terhadap Penurunan Stres Akademik Mahasiswa

Authors

  • Rismayanti Nursolehah Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Indonesia
  • Rahmiati Rahmiati Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3348

Keywords:

Expressive Writing, Stres Akademik Mahasiswa

Abstract

Stres akademik rentan dialami oleh Mahasiswa tingkat akhir karena memiliki tuntutan dan beban tugas yang semakin banyak. Salah satu cara menurunkan stres akademik yaitu melakukan expressive writing. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh expressive writing terhadap penurunan stres akademik mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling FKIP UHAMKA angkatan 2018 tahun akademik 2021/2022. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif Pre experimental design dengan jenis one group pretest and posttest. Jenis sampel yang digunakan yaitu Purposive Sampling dengan pengambilan sampel 24 Mahasiswa FKIP UHAMKA. Instrumen yang digunakan yaitu angket stres akademik yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Berdasarkan pengujian Paired Sample T-Test didapatkan hasil nilai Sig. (2-Tailed) <0.05 atau 0.000. Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat pengaruh expressive writing terhadap penurunan stres akademik Mahasiswa.

References

Adams, K. (2013). Expressive Writing Foundations of Practice. New York: Rowman & Littlefield Education.

Ambarwati, P. D., Pinilih, S. S., & Astuti, R. T. (2019). Gambaran Tingkat Stres Mahasiswa. Jurnal Keperawatan Jiwa, 5(1), 40. https://doi.org/10.26714/jkj.5.1.2017.40-47.

Aryani, F. (2016). Stres Belajar. Palu: Edukasi Mitra Grafika.

Azzahra, A. (2020). Pengaruh Menulis Ekspresif terhadap Tingkat Stres Mahasiswa. Jurnal Psikologi, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.31234/OSF.IO/CBMF7.

Barseli, M., Ifdil, I., & Nikmarijal, N. (2017). Konsep Stres Akademik Siswa. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 5(3), 143–148.

Christiana, E., & Setyoningrum, M. Y. (2019). Teknik Expressive Writing untuk Mengurangi Stres Akademik paada Siswa Kelas VIII. Jurnal BK Unesa, 10(2), 44–52. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/30287

Creswell, J. W. (2013). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Celeban Timur: Pustaka Pelajar.

Gunawati, R., Hartati, S., & Listiara, A. 2010. Hubungan antara efektivitas komunikasi mahasiswa-dosen pembimbing utama skripsi dengan stres dalam menyusun skripsi pada mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Jurnal Psikologi Undip, 3(2), 93-115.

Hatmanti, N. M., & Rusdianingseh, R. (2019). Expressive Writing Treatment Terhadap Stres Mahasiswa di Prodi S1. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 5(2), 126–130. https://doi.org/10.33023/jikep.v5i2.337

Maudi, N., Triyono, T., & Handirini, D. M. (2019). Expressive Writing untuk Keterampilan Mengelola Emosi Marah Siswa. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian dan Pengembangan, 4(12), 1624. https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i12.13067

Moh. Muslim. (2020). Manajemen stress pada masa pandemi covid-19 - Penelusuran Google. Jurnal Manajemen Bisnis, 23(2), 192–201.

Musabiq, S. A., & Karimah, I. (2018). Gambaran Stress Dan Dampaknya Pada Mahasiswa. InSight, 20(2), 74–80. https://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:Z94a9bJ4HoIJ:https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/psikologi/article/download/240/524+&cd=3&hl=ban&ct=clnk&gl=id.

Purnamarini, D. P. A., Setiawan, T. I., & Hidayat, D. R. (2016). Pengaruh Terapi Expressive Writing Terhadap Penurunan Kecemasan Saat Ujian Sekolah (Studi Kuasi Eksperimen Terhadap Siswa Kelas XI di SMA Negeri 59 Jakarta). Insight: Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1), 36. https://doi.org/10.21009/insight.051.06.

Qonitatin, N., Widyawati, S., & Asih, G. Y. (2011). Pengaruh Katarsis Dalam Menulis Ekspresif Sebagai Intervensi Depresi Ringan Pada. Jurnal Psikologi, 9(1). https://doi.org/10.14710/jpu.9.1

Rahmah, Afifatur. (2022). Menulis Dengan Hati Itu Mudah. Bogor: Guepedia.

Reni Susanti, & Sri Supriyantini. (2013). Pengaruh Expressive Writing Therapy Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Berbicara Di Muka Umum Pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, 9 (Desember), 119–129.

Sandra, R., & Ifdil, I. (2015). Konsep Stres Kerja Guru Bimbingan dan Konseling. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(1), 80-85.

Seto S, Wondo M, Mei M. (2020). Hubungan Motivasi Terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Dalam Menulis Tugas Akhir. Jurnal Basicedu. 4(3). 733-739. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/431/pdf.

Siregar, I. K., & Putri, S. R. (2020). Hubungan Self-Efficacy dan Stres Akademik Mahasiswa. Consilium: Berkala Kajian Konseling dan Ilmu Keagamaan, 6(2), 91-95.

Taufik, T., Ifdil, I., & Ardi, Z. (2013). Kondisi Stres Akademik Siswa SMA Negeri di Kota Padang. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 1(2), 143-150.

Yusfarani, D. (2021). Hubungan Kecemasan dengan Kecendrungan Psikosomatis Remaja Pada Pandemi Covid 19 Di Kota Palembang. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 295. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1328

Downloads

Published

2022-05-28

How to Cite

Nursolehah, R., & Rahmiati, R. (2022). Pengaruh Expressive Writing terhadap Penurunan Stres Akademik Mahasiswa. Jurnal Basicedu, 6(4), 6703–6712. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3348

Issue

Section

Articles

Citation Check