Analisis Konten Sumber Ajar IPS Pada SMP Di Kota Pontianak

Sri Buwono, Jagad Aditya Dewantara

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i3.432

Article Metrics

Abstract Views : 209 times
PDF Downloaded : 303 times

Abstract


Kurikulum pendidikan dasar dan menengah mengalami perubahan dalam tiga tahun terakhir yaitu perubahan versi kurikulum 2013 versi pertama. Kemudian berubah dengan versi tahun 2014, dan terakhir perubahan versi 2016. Hal inimeresahkan para guru dan orang tua siswa dalam meilih buku sumber ajar yang sesuai. Penelitian ini mengungkap ketersediaan materi, kecukupan, dan kesesuaian materi sumber ajar dengan kompetensi dasar (KD) kurikulum 2013 revisi 2016 pada mata pelajaran IPS di SMP Kota Pontianak. Metode penelitian menggunakan analysis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan materi dinilai memadai dengan kategori baik. Kecukupan materi berdasar KD kurikulum 2013 dinilai tidak memadai. Kesesuaian materi dengan tuntutan KD untuk kurikulum 2013 dinilai tidak sesuai.


Keywords


analisis konten, kompetensi dasar, kurikulum 2013, sumber ajar, IPS

Full Text:

PDF

References


Allen, R. F., & Massialas, B. (1996). Critical Issues in Teaching Social Studies. California: Wadsworth Publishing Company.

Anderson, H. . (1942). Teaching Critical Thinking in Social Studies. Washington, DC: National Council for Social Studies.

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2010). Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arifin, M. (1997). Dinamika Berfikir Siswa Sekolah Dasar Dalam Mengantisipasi Perkembangan Sain dan Teknologi. Disertasi. Bandung: Program Pascasarjana IKIP Bandung.

Buwono, S. (2015). Modul Kurikulum dan Buku Teks. Pontianak: FKIP Universitas Tanjungpura.

Chang, C. Y. C. Y., & Tseng, Y. H. (2010). Trends of Science Education Research : An Automatic Content Analysis Trends of Science Education Research : An Automatic Content Analysis. Journal of Science Education and Technology, 19, 315–331.

Creswell, J. W. (2010). Research Design. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2009). Handbook of Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dewantara, J. A., & Budimasyah, D. (2018). Mutual Cooperation Based Go Green : New Concept of Defense Country. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 251, 38–45.

Dewantara, J. A., Efriani, & Afandi. (2020). Pemanfaatan Aplikasi Discord Sebagai Media Pembelajaran Online. Jurnal Teknologi Informasi Dan Pendidikan, 13(1), 61–65.

Dewantara, J. A., Efriani, Sulistyarini, & Prasetiyo, W. H. (2020). Optimization of Character Education Through Community Participation Around The School Environment ( Case Study in Lab School Junior High School Bandung ). Journal of Etika Demokrasi, 5(1), 53–66.

Dewantara, J. A., Suhendar, I. F., Rosyid, R., & Atmaja, T. S. (2019). Pancasila as Ideology and Characteristics Civic Education in Indonesia. International Journal for Educational and Vocational Studies, 1(5), 400–405.

Direktorat PLP. (2003). Standar Kompetensi Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial. Jakarta: Depdiknas.

Efriani, Dewantara, J. A., Praptantya, D. B., Darmawan, D. R., & Hijjang, P. (2020). Maskawin Sebagai Pertahanan Strata Sosial. Etnoreflika: Jurnal Sosial Dan Budaya, 9(1), 1–14.

Ghony, M. D., & Almanshur, F. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Ar- Ruzz Media.

Kincheloe, J. L., Slattery, P., & Steinberg, S. R. (2000). Contextualizing Teaching: Introduction to Education and Educational Foundations (1st ed.). The University of Michigan.

Lin, K.-Y., Chang, L. T., Tsai, F.-H., & Kao, C. P. (2014). Examining the gaps between teachers’ and students’ perceptions of content, learning activities, and teaching methods in Taiwan’s technology curriculum. International Journal of Technology and Design Education, 25(3), 1–29.

Malik, A., Nyoto, A., Arismunandar, Susetyo, B., Anjaya, C., Chodidjah, I., Marjuki, Maskuri, Muchlas, Nur, M., Sayuti, M., Yusro, M., Surapranata, S., Soetantyo, S. P., & Toharudin, T. (2019). Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah (D. H. AR, F. Irfan, Fatkhuri, & I. Ali (Eds.); 1st ed.). Jakarta: Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah.

O’Neal, R. (2001). Ideologi-ideologi Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Permendikbud Nomor 24. (2016). Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah. Lampiran 11.

Prasetiyo, W. H., Kamarudin, K. R., & Dewantara, J. A. (2019). Surabaya green and clean : Protecting urban environment through civic engagement community. Journal of Human Behavior in the Social Environment, 0(0), 1–18. https://doi.org/10.1080/10911359.2019.1642821

Somantri, N. (2001). Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS. Bandung: Program Pascasarjana UPI.

Sulistyarini, Rosyid, R., Dewantara, J. A., & Purwaningsih, E. (2020). Pancasila Character Education in Teaching Materials to Develop College Students ’ Civic Disposition. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 418, 325–330.

Supriatna, N. (2002). Mengajarkan Ketrampilan Sosial Yang Diperlukan Siswa Memasuki Era Global. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 19(11).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20. (2003). Sistem Pendidikan Nasional.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jagad Aditya Dewantara, Sri Buwono

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.