Etnopedagogi Pada Mata Pelajaran Budaya Melayu Riau (BMR) di Sekolah Dasar

Awab Syaiful Majid, Zaka Hadikusuma Ramadan

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.890

Article Metrics

Abstract Views : 16 times
PDF Downloaded : 3 times

Abstract


Digantinya mata pelajaran muatan lokal arab melayu menjadi muatan lokal budaya Melayu Riau dikarenakan cakupan mata pelajaran muatan lokal arab melayu lebih sempit dibandingkan budaya melayu riau, dilihat dari buku arab melayu lebih fokus kepada penulisan arab melayu dan sedikit menceritakan tentang cerita rakyat menggunakan tulisan arab melayu sedangkan dimata pelajaran budaya melayu riau mencakup bahasa, tarian, adat istiadat, penulisan dan lain sebagainya yang berkaitan dengan malayu riau sehingga pembelajaran lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran berbasis etnopedagogi pada mata pelajaran BMR terkhusus pada karakteristik masyarakat melayu yang dilakukan di SDN 193 Pekanbaru. Peneliatian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah naturalistic inquiry. Analisis data hasil penelitian menggunakan model Miles & Huberman yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan). Dalam pembelajaran BMR guru merancang dan menggunakan media pembelajaran, yang dimulai dari penyusunan RPP dan silabus pembelajaran sesuai dengan karakteristik masyarakat melayu, selain itu media pembelajaran yang guru gunakan sudah sesuai dengan budaya melayu melayu seperti menggunakan bahasa melayu, adat melayu, kesenian melayu yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran BMR membentuk akhlak yang baik dan membentuk karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat

Keywords


ethnopedagogy, BMR (riau malay culture)

Full Text:

PDF

References


Abdul Wahab, H. (2012). Peribahasa Cerminan Budi Bahasa dan Budaya Bangsa Melayu. Issues in Language Studies, 1(1), 34–37.

Asrori Mohammad. (2013). Pengertian, tujuan dan ruang lingkup strategi pembelajaran. Konsep Inovasi Pendidikan, 5(50), 165.

Dafit, F., & Ramadan, Z. H. (2020). Pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 4(4), 1429–1437.

Hadikusuma, R. Z. (2019). ETNOPEDAGOGI DI SD NEGERI 111 KOTA PEKANBARU. ESJ (Elementary School Journal), 9(3), 190–200.

Imam, G. (2017). Metode Penelitian Kualitatif : Teori dan Praktik. Bumi Aksara.

Insyiroh, I. M., Hariani, E. P., & Mubaroq, S. (2020). Pendidikan berbasis kearifan lokal sebagai solusi menghadapi kesenjangan digital dalam kebijakan pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi di Indonesia. Indonesian Journal of Social Development, 1(1), 51–72.

Irwansa, A., & Maf’ul, M. A. (2018). Analisis pelaksanaan tata tertib sekolah pada siswa di smk negeri 1 makassar. Open Journal System, 2, 1–13.

Kurnia, D. (2017). PENTINGNYA MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK USIA DINI. Raudhatul Athfal, 1(1).

Mubarok, A. A. (2019). Musyawarah dalam Perspektif Al-Qur’an. MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(2), 147–160.

Muhammad Joko, S. (2017). Strategi Menciptakan Budaya Sekolah Yang Kondusif Melalui Paradigma Sekolah- Sekolah Unggul Muhammadiyah. Prosiding Symbion (Symposium on Biology Education), Ogos, 567–576.

Muktadir Abdul dan Agustrianto. (2014). PENGEMBANGAN MODEL MATA PELAJARAN MUATAN LOKAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR PROVINSI BENGKULU. Jurnal Pendidikan Karakter, 318–331.

Nasir, M. (2013). Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Dalam Konteks Pendidikan Islam Di Madrasah. HUNAFA: Jurnal Studia Islamika, 10(1), 1.

Nasor, M. (2018). Analisis : Jurnal Studi Keislaman Paradigma Dakwah Pada Masyarakat Prular Dalam Memahami Perbedaan Sebagai Kerangka Persatuan A . Pendahuluan Kesadaran individu dari berbagai lapisan masyarakat terhadap kehidupan pluralitas akan menimbulkan sikap-sikap pl. 18(1), 55–68.

Putra, E. D., Marhamah, M., & Ramadan, Z. H. (2018). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Nilai-Nilai Budaya Melayu Di Sekolah Dasar. Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia, 2(3), 101–105.

Putra, P. (2017). Pendekatan Etnopedagogi dalam Pembelajaran IPA SD / MI. Primary Education Journal (PEJ), 1(1), 20.

Rina Devianty. (2017). Bahasa Sebagai Cermin Kebudayaan. Jurnal Tarbiyah, 24(2), 226–245.

Rohani. (2019). Diktat Media Pembelajaran. Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, 95.

Shufa, N. K. F. (2018). Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Di Sekolah Dasar: Sebuah Kerangka Konseptual. INOPENDAS: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(1), 48–53.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). alfabeta.

Syasmita Indah. (2019). PENDEKATAN ETNOPEDAGOGI UPAYA MEMBANGUN DUNIA PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI 4.0. Repository Universitas Negeri Medan, 3, 748–751.

Tambak, S., & Sukenti, D. (2019). Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Di Riau. Jurnal MIQOT, XLI(2), 361–383.

WIDIASTUTI, H. (2015). PAMALI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN (Kajian Semiotik dan Etnopedagogi). Lokabasa, 6(1), 71–78.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Awab Syaiful Majid, Zaka Hadikusuma Ramadan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.