Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Simbolik untuk Meningkatkan Konsep Diri Siswa
DOI:
https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.2984Keywords:
Bimbingan Kelompok, Modeling Simbolik, Konsep DiriAbstract
Permasalahan dalam penelitian ini adalah konsep diri siswa yang rendah sehingga berakibat siswa menjadi kurang percaya diri, sering membandingkan dirinya dengan orang lain, dan belum mampu mengidentifikasi diri sendiri. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan konsep diri siswa di SMA Negeri 4 Palu dan mendeskripsikan konsep diri siswa di SMA Negeri 4 Palu sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental design. Alat pengumpulan data berupa angket konsep diri. Hasil uji validitas dan reliabilitas terhadap 20 item dengan menggunakan program aplikasi SPSS 24 menunjukkan item-item tersebut valid dan reliabel dengan nilai croncbach alpha (α) = 0,722 > 0,6. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI dengan konsep diri rendah yang berjumlah 10 orang, terdiri dari 5 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 5 siswa lain sebagai kelompok kontrol. Data penelitian dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan uji Mann Whitney test pada taraf kepercayaan 95% (α = 0,05). Adapun hasil penelitian uji Mann Whitney test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,009 < 0,05, yang berarti bahwa H0 ditolak. Hasil ini menunjukkan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik untuk meningkatkan konsep diri siswa di SMA Negeri 4 Palu.
References
Afrina, J., Supriyanto, A., & Antara, U. (2020). Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Modeling Simbolik Sebagai Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas Viii Smp Negeri 1 Kluet Utara. Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 1689–1699.
Damarhadi, S., Mujidin, M., & Prabawanti, C. (2020). Gambaran Konsep Diri Pada Siswa SMA Ditinjau Berdasarkan Jenis Kelamin. Psikostudia : Jurnal Psikologi, 9(3), 251. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v9i3.4392
Indawasih, N., Retnaningdyastuti, M. T. S. R., & Setiawan, A. (2019). Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Modeling Simbolik Terhadap Efikasi Diri Siswa. Janacitta, 2(1). https://doi.org/10.35473/jnctt.v2i1.222
Mercer, S. (2011). Toward an Understanding of Language Learner Self-Concept. Springer Netherlands. https://cloudflare-ipfs.com/ipfs/bafykbzacecy7o7xt5dgdzdj4wgxt6xfy6ky7uhcfypunstubbhrhkks4m2mb2?filename=%28Educational Linguistics 12%29 Sarah Mercer %28auth.%29 - Towards an Understanding of Language Learner Self-Concept-Springer Netherlands %282011%29.
Mochtan. (2019). Pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap konsep diri siswa sma di tangerang selatan. Skripsi, 1–157.
Novilita, H., & Suharnan, S. (2013). Konsep Diri Adversity Quotient Dan Kemandirian Belajar Siswa. Jurnal Psikologi Tabularasa, 8(1), 619–632.
Pradana, A. P. T. (2020). Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknikmodeling Terhadap Peningkatankonsep Diri Siswa(Penelitian pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 13 Magelang).
Pratiwi, A. (2017). Efektifitas Teknik Modeling Simbolis Untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi Siswa Smp Negeri 2 Minasatene. Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(1), 55–64.
Rizky Lestarini. (2015). Hubungan Konsep Diri dengan Kemandirian Belajar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3(1), 1–15. http://dx.doi.org/10.1016/j.bpj.2015.06.056%0Ahttps://academic.oup.com/bioinformatics/article-abstract/34/13/2201/4852827%0Ainternal-pdf://semisupervised-3254828305/semisupervised.ppt%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.str.2013.02.005%0Ahttp://dx.doi.org/10.10
Rochmania, D. D., & Restian, A. (2022). Pengaruh Penggunaan Media Belajar Video Animasi terhadap Proses Berfikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar Desty Dwi Rochmania 1  , Arina Restian 2. Jurnal Basicedu, 6(3), 3435–3444.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sulistiyani, A., Suharno, A., & Setiawan, A. (2019). Efektivitas Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Modelling Simbolik Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Kelas 11. EMPATI-Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(1), 11–20. https://doi.org/10.26877/empati.v6i1.4108
Usman, I., Puluhulawa, M., & Smith, M. Bin. (2017). Teknik Modeling Simbolis dalam Layanan Bimbingan dan Konseling. Proceeding Seminar Dan Lokakarya Nasional Revitalisasi Laboratorium Dan Jurnal Ilmiah Dalam Implementasi Kurikulum Bimbingan Dan Konseling Berbasis Kkni, 84–92. http://journal2.um.ac.id/index.php/sembk/article/view/1273
Widiarti, P. W. (2017). Konsep Diri (Self Concept) Dan Komunikasi Interpersonal Dalam Pendampingan Pada Siswa Smp Se Kota Yogyakarta. Informasi, 47(1), 135. https://doi.org/10.21831/informasi.v47i1.15035
Widyastuti, T., & Sutoyo, A. (2021). Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Simbolik Terhadap Perkembangan Akhlak Siswa. Indonesian Journal of Counseling and Development, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.32939/ijcd.v3i1.664
Zakirman, Rahayu, C., dan Gusta, W. (2022). E-animation Media to Improve the Understanding of Elementary School Science Learning. Jurnal Basicedu, 6(3), 3411–3419. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/2595/pdf
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
