Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Media Animasi pada Siswa Sekolah Dasar

Linda Simanjuntak, Patri Janson Silaban, Anton Sitepu

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.604

Article Metrics

Abstract Views : 16 times
PDF Downloaded : 17 times

Abstract


Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada tema Organ gerak hewan dan Manusia di kelas V SD Negeri 094117 Bangun Saribu. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan pada pretes (tes awal) siswa yang mendapat nilai tuntas sebanyak 4 siswa (18,18%) sedangkan 18 siswa (81,81%) mendapat nilai tidak tuntas, dengan rata-rata hasil belajar 53, 59. Pada postes siklus I meningkat menjadi 12 (54,54%) siswa yang tuntas sedangkan 10 siswa (45,45%) tidak tuntas, dengan rata-rata hasil belajar 67,40. Pada postes siklus II ketuntasan hasil belajar meningkat menjadi 19 siswa (86,36%) yang tuntas dan 3 siswa (13,63%) mendapat nilai tidak tuntas, dengan rata-rata hasil belajar 81,9. Selanjutnya dari hasil observasi kegiatan guru dalam melaksanakan pembelajaran pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 62% (baik) dan observasi terhadap kegiatan siswa diperoleh rata-rata 74% (baik). Pada siklus II hasil observasi guru meningkat menjadi 94% (baik sekali) dan hasil observasi terhadap kegiatan siswa juga meningkat menjadi 86 %(baik sekali). Dengan demikian diperoleh simpulan bahwa dengan menggunakan media pembelajaran media animasi terjadi peningkatan terhadap hasil belajar siswa pada tema Organ gerak hewan dan Manusia di kelas V SD Negeri 094117 Bangun Saribu Tahun Pembelajaran 2020/2021

Keywords


Hasil Belajar, Media Animasi

Full Text:

PDF

References


Abdul Rouf dan Lufita Raghda. (2018). Peranan Guru dalam Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Jombang. Sumbula, 903-926.

Ahmad, S. (2014). Problematika Kurikulum 2013 dan Kepemimpinan Intruksional Kepala Sekolah. Jurnal Pencerahan, 98.

Akbar, d. (2017). Implementasi Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Aqib. (2016). Penelitian Tindakan Kelas . Bandung: Yrama Widya.

Ariani, N. F., S'dijah, C., dan Subandi. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing pada Materi Pecahan Sederhana Kelas III SD Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2016 Peningkatan Kualitas Pendidikan Dasar dalam Menghadapi Daya Saing Regional (ASEAN). 608-615.

Aryad, A. (2013). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Ayunigdyah, M. d. (2018). Pengembangan Media Animasi Pelajaran Matematika Materi Bidang Datar Simetris Untuk Siswa Kelas Iv Di Sdn Jatikalen 3 Nganjuk. Vol. 0, No. 01.Hlm 2.

Bahrudin Ardi, A. M. (2013). Penerapan Metode Inkuiri Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA Pada Siswa Kelas V SDN 5 Mayonglor Kabupaten Jepara. Universitas Negeri Semarang: Doctoral Dissertation.

Dewi, B. S. (2014). Model Tematik Bernuansa Kearifan Lokal Berbantuan Media Animasi Berpengaruh Terhadap Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas III Sd Negeri Gugus Kapten Japa. Vol. 2, No. 1.

Dimyanti, M. d. (2017). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, O. (2013). Kurikulumdan Pembelajaran. Jakarta: BumiAksara.

Istirani, P. I. (2018). Ensiklopedia Pendidikan. Medan: Media Persada.

Jihad, A. d. (2013). Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Multi Presindo.

Joyce, B. C. (2009). Model of Teaching (Terjemahan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Joyce, B., Calhoun, E., & Weil, M. (2009). Model of Teaching (Terjemahan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kemendikbud. (2014). Permendikbud No. 103 tentang pedoman pelaksanaan pembelajaran. Jakarta: Kemendikbud.

Kristian, Y., & Chaerul, M. (2010). Analisis Awal Implementasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu.

Lufita, A. R. (2018). Peranan Guru dalam Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Jombang. Sumbula, 903-926.

M.Tampubolon., S. (2014). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Erlangga.

Madcoms. (2015). Microsoft Power Point 2013. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Madcoms. (2016). Microsoft Power Point untuk Pemula. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Madjid, A. (2014). Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Majid, A. (2017). Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Meinita, M. D. N., Marhaeni, B., Winanto, T., Jeong, G. T., Khan, M. N. A., & Hong, Y. K. (2013). Comparison of agarophytes (Gelidium, Gracilaria, and Gracilariopsis) as potential resources for bioethanol production. Journal of applied phycology, 25(6), 1957-1961.

Mulyasa. (2008). Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT Bumi Aksara.

Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nasir, M. U. (2016). “Penerapan Media Animasi Pada Materi Bangun Datar Segiempat Dalam Pembelajaran Matematika Kelas Vii Smp”. . Vol. 16, No. 3, hlm 479.

Nurjanah, N. (2016). Peningkatan Hasil Belajar IPA Dengan Menerapkan Metode Inkuiri Siswa Kelas V SD Negeri 68 Kec. Bacukiki Kota Parepare. Publikasi Pendidikan, 107-110.

Pribadi, B. A. (2017). Media dan Teknologi dalam Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Purwanto. (2011). Evaluasi Hasil Belajar . Yogyakarta: Pustakan Pelajar.

Ruslamiarti, F. R. (2013). . Hubungan Gaya Belajar dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas 5 SDN 17 Kota Bengkulu, 30.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D. . Bandung : IKAPI.

Sukmadinata, N. S. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Susanto, A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenada Media Group.

Syah, M. (2017). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (n.d.). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia.

Zainal Aqib, d. (2011). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: CV. YRAMA WIDYA.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Linda Simanjuntak, Patri Janson Silaban, Anton Sitepu

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.