Perbedaan Model Problem Based Learning dengan Discovery Learning terhadap Higher Order Thingking Skills dan Self Directed Learning di Sekolah Dasar

Friska Efendi, Yanti Fitria, Farida F, Hadiyanto Hadiyanto

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i1.647

Article Metrics

Abstract Views : 116 times
PDF Downloaded : 71 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan yang menggunakan model Discovery Learning (DL) pada pembelajaran tematik terpadu Kelas V di SD Negeri 03 Sintuak Toboh Gadang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain Quasi Exsperimental dengan bentuk non equivalent control group design. Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan berdasarkan hasil normalitas dan homogenitas maka terrpilihlah SDN 03 Sintuak Toboh Gadang dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen I kelas V.A menggunakan model Problem Based Learning yang berjumlah 24 siswa dan kelas eksperimen II kelas V.B menggunakan model Discovery Learning yang berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian terlihat bahwa hasil uji-t diperoleh thitung -3,6 < ttabel 1,7 maka Ho diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan model Problem Based Learning dengan Discovery Learning terhadap High Order Thinking Skills dan Self Directed Learning di kelas V Sekolah Dasar.

Keywords


PBL,DL,HOTS,SDL

Full Text:

PDF

References


Budiarta, K., Harahap, M. H., & Mailani, E. (2018). POTRET IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS HIGH ORDER THINKING SKILLS ( HOTS ) DI SEKOLAH DASAR KOTA MEDAN. 6, 102–111.

Carin, & Sund. (1993). Theaching Science Through Discover.

Farisi, A., Hamid, A., & Melvin. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Konsep Suhu Dan Kalor. Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Pendidikan Fisika, 2, 283–287.

Fitria, Y. (2017). Sciencetific Literacy as Foundation in Character Building for Early Chilhood and Elementary Grade School. Advances in SociaL Science, Education and Humanities Research (ASSEHR), 169.

Fitria, Y. (2019). Landasan Pembelajaran Sains Terintergrasi (Terpadu) Untuk Level Dasar. Sukabina Press.

Hahdi, D. S. (2018). Eksperimentasi Model Problem Based Learning dan Guided Discovery Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis ditinjau dari Self Efficacy Siswa. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(1).

Kemendikbud. (2018). Permendikbud no 22 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Kemendikbud.

Moutinho, S., Torres, J., Fernandes, I., & Vasconcelos, C. (2015). Problem-Based Learning And Nature of Science: A Study With Science Teachers. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 191, 1871–1875. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.04.324

Sani, R. A. (2015). Pembelajaran Saintifik Untuk Implementasi Kurikulum 2013. Bumi Aksara.

Siagian, H., Pangaribuan, J. J., & Silaban, P. J. (2020). Pengaruh Kemandirisn Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di Sekolah Dasar. Basic Education, 4, 1363–1369.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Widodo, A., Indraswati, D., Radiusman, Usman, & Nursaptini. (2019). Analisis Konten HOTS dalam buku Siswa Kelas V Tema 6 “Panas dan Perpindahannya” Kurikulum 2013. Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 12, 1.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Friska Efendi, Yanti Fitria, farida F, Hadiyanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.