Pengembangan Bahan Ajar Matematika SMP Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Menengah Pertama

Rosliana Harahap

DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.884

Article Metrics

Abstract Views : 34 times
PDF Downloaded : 13 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan langkah pengembangan bahan ajar matematika SMP berbasis budaya local (budaya Gayo) pada semester ganjil, serta mendiskripsikan kualitas hasil perangkat pembelajaran tersebut. Kualitas hasil pengembangan ditentukan berdasarkan kriteria valid dan praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Tahap-tahap yang dimulai meliputi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk,validasi desain, revisi desain, uji coba produk, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, produksi masal. Uji coba dilakukan dengan enam tahap meliputi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk,validasi desain, revisi desain, uji coba produk. Uji coba lapangan (produk) dilakukan di MTS Bustanul Ulum Takengon di kelas VII. Intrumen penelitian yang digunakan lembar validasi perangkat pembelajaran dan angket respon siswa, serta ujicoba hasil belajar siswa. Penelitian ini menghasilkan: Bahan Ajar dinyatakan valid dengan nilai buku guru adalah 0,87; buku siswa adalah 0,80;; dengan katagori sangat valid, sehingga dapat digunaka Bahan ajar dinyatakan praktis dengan perolehan nilai rata-rata dari respon siswa 83% dengan katagori baik. Bahan ajar dinyatakan efektif dengan perolehan nilai rata-rata dari hasil belajar siswa 73,5 dengan 75% siswa berada di atas KKM.

Keywords


teaching materials, development, based on local culture, mathematics

Full Text:

PDF

References


Abdul Majid dan Chaerul Rochman. (2015). Pendekatan Ilmiah Dalam Implementasi Kurikulum 2013. Remaja Rosdakarya.

Adi Sudibjo, W. (2013). penggunaan media pembelajaran fisika dengan E-Learning Edmono Blog Education pada materi alat optic untuk meningkatkan respon motivasi dan hasil siswa di SMP Negeri 4 Surabaya. Innovasi Pendidikan Fisika, 2(3).

Ariyadi, W. (2012). Pendidikan Matematika Realistik, Suatu Alternatif. Pendekatan Pembelajaran Matematika. Graha Ilmu.

Dazrullisa. (2018). PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA. Genta Mulia, 9(2), 141–149.

Edy Sedyawati. (2006). Budaya Indonesia (Kajian Arkeologi, Seni, dan Sejarah). PT Raja Grafindo Persada.

Fahrudin dan Rahmat, M. (2012). Internalisasi pendidikan keimanan berbasis tassawuf sebagai upaya membentuk karakter manusia arifun billah di SMA Pomasda Tanjung Anom Nganjuk Jawa Timur. Integrias, 1(1), 122–140.

Hambali. (2011). Strategi Belajar Mengejar. CV Pustaka Setia.

Hasibuan, S. A., & Hasibuan, S. S. (2020). EFEKTIVITAS BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS BUDAYA MANDAILING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA. MAJU (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika), 7(2), 141–152.

Lestari, I. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Akademia Permata.

N, P. (2016). Peranan Pendidikan Karakter Berorientasi Kearifan Lokal dalam Pengembangan Kemampuan Pemecahan Masalah. Proceeding Seminar Nasional MIPA.

Pradnya parmita, N. P. (2017). Pengembangan E-Modul Pembelajaran Admistrasi Server Kelas XI TI Bali Global Singaraja. Jurnal Pendidikan Teknik Imformaatika, 6.

Sartini. (2006). Menggali Kearifan Lokal Nusantara (1st ed.). UGM.

Sugiono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. AlFabet.

Trisngati, U. (2015). Proses Berpikir Reflektif Mahasiswa dalam Pemecahan Masalah pada Materi Himpunan ditinjau dari Gaya Kognitif Berdasarkan Langkah Polya. Pendidikan Matematika, 8(2), 127–136.


Altmetric Dimensions

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Rosliana Harahap

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.